nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Okum Wartawan Peras PNS hingga Rp70 Juta

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis · Rabu 22 Januari 2020 02:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 22 338 2156340 okum-wartawan-peras-pns-hingga-rp70-juta-3kK07Waq78.jpg Polisi tangkap oknum wartawan pemeras PNS (Foto : Okezone.com/Putra RA)

BOGOR - Seorang wanita yang mengaku sebagai wartawan berinisal HYI (29), dibekuk polisi. Pelaku diketahui telah melakukan aksi pemerasan disertai ancaman terhadap PNS di wilayah Kota Bogor.

Kapolsekta Bogor Utara Kompol Irwandi mengatakan penangkapan itu berawal dari laporan wanita yang merupakan PNS berinisial REH mengaku diperas pelaku puluhan juta rupiah. Atas dasar itu, polisi langsung bergerak untuk melakukan penyelidikan.

"Kita lacak pelaku lewat nomor ponselnya, kita temukan posisi pelaku di daerah Pakansari Cibinong. Kita langsung lakukan penangkapan," kata Irwandi, kepada wartawan, Selasa (21/1/2020).

Dari hasil pemeriksaan, diketahui modus yang dilakukan pelaku dengan menuding korban keluar dari kamar hotel bersama pria menggunakan seragam dinas. Setelah itu, HIY mengancam korban dengan akan memberitakan dan dilaporkan ke dinas terkait.

"Pelaku mengaku wartawan dari media MEDIATOR. Menurut pelaku korban keluar dari hotel dengan laki-laki dan mengancam akan menyebarkan berita juga melaporkannya ke dinas dan Wali Kota," tutur Irwandi.

Pelaku, lanjut Irwandi, meminta uang penutup mulut kepada korban sebesar Rp 125 juta. Akhirnya, korban bernegosiasi hingga diturunkan menjadi Rp70 juta.

Baca Juga : Bima Arya: Bogor Sudah Kondusif, 2 Pimpinan Ormas Sepakat Berdamai

"Kemudian korban memberikan uang DP sebesar Rp10,8 juta kepada pelaku. Karena takut, korban menjanjikan akan memberikan uang sisanya pada hari Senin kemarin. Tetapi pelaku terus meneror korban untuk segera melunasinya dan korban kembali mentransfer sebesar Rp1 juta," tambahnya.

Karena sudah tidak kuat mendapat ancaman, korban lantas melaporkan tindakan pemerasan itu ke Polsekta Bogor Utara. Dari tangan pelaku, polisi mengamanka beberapa baramg bukti di antaranya kartu pers MEDIATOR, bukti transferan dan telepon genggam.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini