Polisi Temukan 5 Hektare Ladang Ganja di Mandailing Natal Sumut

Muhamad Rizky, Okezone · Rabu 22 Januari 2020 13:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 22 338 2156602 polisi-temukan-5-hektare-ladang-ganja-di-mandailing-natal-sumut-0KZqwlIjHG.jpg Polisi Gelar Jumpa Pers (Foto: Okezone)

JAKARTA - Polda Metro Jaya bekerjasama dengan Polda Sumatera Utara menemukan ladang ganja seluas 5 hektare di Desa Banjarlancat, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara pada 18 Januari 2020.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana mengatakan, penemuan ladang ganja tersebut atas pengembangan kasus penemuan 1,343 ton ganja di beberapa polres yakni di Polres Bekasi, Depok, Jakarta Barat, dan Jakarta Selatan selama dua bulan terakhir yakni Desember dan Januari.

"Diterima informasi ada ladang ganja. Hasil penelusuran dari gabungan Polda Metro dan Polda Sumut ditemukan 5 hektare ladang ganja," ujar Nana di Polda Metro Jaya, Rabu (22/01/2020).

Nana mengatakan, lokasi ladang ganja tersebut sulit untuk dijangkau. Dari Kabupaten Mandailing Natal masih 2 jam perjalanan dan diteruskan berjalan kaki selama 6 jam untuk sampai di lokasi.

Ganja

Baca Juga: Bermula dari 1 Linting, Polres Jakbar Temukan 5 Hektare Ladang Ganja

Saat ditemukan, ladang ganja tersebut sudah siap panen. Ketinggian sudah mencapai 150 sampai 200 centimeter. "Kalau kita perkirakan 5 hektare itu kalau sudah jadi sekitar 60 ton ganja. Itu sudah delapan bulan, jadi cukup besar hasil ini," tuturnya.

Polisi kemudian memusnahkan ladang ganja tersebut dengan cara dibakar. Mereka juga menyisihkan sebagian ganja untuk dijadikan barang bukti.

"Ladang ganja yang 5 hektare itu kami lakukan pemusnahan di lokasi dengan cara dibakar, tetapi kita sisihkan barang tersebut untuk barang bukti. Sebagian barbuk kita titipkan di Polres Mandailing Natal," ungkapnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengungkap 1,343 ton narkoba jenis ganja yang diamankan pada kurun waktu dua bulan terakhir yakni Desember dan Januari. Tangkapan tersebut atas kerjasama Polda Metro dengan Polres Bekasi, Depok, Jakarta Barat dan Jakarta Selatan.

"Dari hasil lidik dari anggota kami menyita barang bukti total 1,343 ton ganja," kata Kapolda Metro.

Nana mengatakan, pihaknya menangkap 19 orang tersangka dalam kasus ini. Dari total tersangka itu, satu orang ditembak mati lantaran berusaha melawan petugas.

"Tersangka ada 19 orang dan salah satu dari mereka kami lakukan tindakan tegas terukur karena melawan petugas," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini