nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kasus Pencurian 40 Laptop di SMP 33 Kota Bekasi, Polisi Dalami Keterlibatan Orang Dalam

Wisnu Yusep, Jurnalis · Rabu 22 Januari 2020 16:10 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 22 338 2156698 kasus-pencurian-40-laptop-di-smp-33-kota-bekasi-polisi-dalami-keterlibatan-orang-dalam-CxCx4rwmOH.jpg Kapolsek Bekasi Timur Kompol Sutoyo (foto: Okezone/Wisnu Yusep)

BEKASI - Polsek Bekasi Timur masih mendalami kasus hilangnya 40 laptop di SMP Negeri 33 Kota Bekasi di Jalan Ceria Raya, Perumahan Taman Narogong Indah, Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu, pada Selasa 14 Januari 2020. Termasuk mendalami keterlibatan orang dalam sekolah.

"Sejauh ini masih kita dalami (keterlibatan orang dalam red-)," kata Kapolsek Bekasi Timur, Kota Bekasi Kompol Sutoyo ketika ditemui wartawan, Rabu (22/1/2020).

Baca Juga: Kesaksian soal Pencurian 40 Laptop di SMP 33 Kota Bekasi 

Apalagi, sejauh ini pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap enam saksi. Saksi-saksi yang diperiksa itu merupakan dari pihak sekolah.

"Kita juga sudah meriksa saksi-saksi, jumlahnya ada enam dari pihak sekolah," ujar dia.

Termasuk, kata dia, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap CCTV yang ada di sekolah tersebut. Namun, CCTV sekolah tersebut ternyata didapati dalam kondisi rusak.

"CCTV yang ada di sekolah tersebut rusak ternyata. Jadi sudah lama tidak berfungsi. Kalau jumlah pastinya belum didata, tapi yang pasti semuanya rusak," sambung dia.

Sutoyo menambahkan, hingga kini pihaknya masih mencari pelaku pencurian 40 laptop di SMPN 33 itu. "Untuk jumlah pelaku, sejauh ini kami masih didalami," urainya.

Diketahui, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) pihak kepolisian menyebutkan bahwa para pelaku menggasak laptop di sekolah tersebut dengan cara meloncat dinding pagar di belakang sekolah.

Apalagi, ketika itu pintu ruangan tidak terkunci sehingga memudahkan pelaku untuk melancarkan aksinya. Saat ini, lanjut dia, kasus pencurian tersebut masih dilakukan penyelidikan.

Berdasarkan pengamatan Okezone, lokasi sekolah yang berada di kawasan Perumahan Taman Narogong Indah, Kecamatan Rawalumbu ini tampak terbuka tanpa pagar pembatas yang mengelilingi bangunan.

Baca Juga: Polisi Ringkus Residivis Begal yang Curi Puluhan Meter Kabel Listrik 

Sekolah yang ada di ujung Jalan Ceria Raya ini merupakan akses utama perumahan. Sementara, di sebelah bangunan, terdapat akses jalan kecil yang menghubungkan ke Jalan Tanah Merah.

Kondisi bangunan sekolah yang terlalu terbuka ini disinyalir rentan akan aksi kejahatan. Terlebih lagi, sekolah tersebut tidak ada kamera pengawas.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini