nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

DPRD DKI Jakarta Siapkan Skenario Pemilihan Wagub

Kamis 23 Januari 2020 09:47 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 23 338 2156997 dprd-dki-jakarta-siapkan-skenario-pemilihan-wagub-dLjCqrzmfF.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyetorkan dua nama calon wakil gubernur kepada DPRD DKI.

Dua nama tersebut, Ahmad Riza Patria dan Nurmansjah Lubis, merupakan hasil kesepakatan partai pengusung yakni Gerindra serta PKS.

DPRD DKI pun merespons surat itu dengan menyiapkan skenario pemilihan. Wakil Ketua DPRD M Taufik mengatakan, Parlemen Kebon Sirih bakal menggelar rapat pimpinan gabungan (rapimgab) untuk membahas tata tertib (tatib) pemilihan wagub pada 27 Januari 2020. Pengesahan tatib dirancang pada 29 Januari.

”Setelah tatib rampung, anggota DPRD akan membentuk panitia pemilihan (panlih) wagub DKI. Panlih selanjutnya akan melakukan pemeriksaan administratif terhadap dua cawagub,” kata Taufik di Jakarta, Rabu 22 Januari seperti dilansir iNews.id.

Politikus Partai Gerindra ini mengatakan, panlih diperkirakan butuh waktu sehari hingga dua hari untuk memverifikasi persyaratan administrasi itu. Persyaratan ini merupakan ketentuan dalam tatib yang akan disahkan.

Baca Juga: Begini Proses Pemilihan Wagub DKI Pengganti Sandiaga

Skenario selanjutnya, DPRD membentuk badan musyawarah (bamus). Menurut Taufik, bamus akan menentukan rapat paripurna pemilihan pendamping Anies Baswedan. "Tugas bamus menetapkan jadwal paripurna pemilihan," ucapnya.

Jabatan wakil gubernur DKI lowong setelah Sandiaga Uno mengundurkan diri untuk menjadi calon wakil presiden pada Pemilu 2019. Praktis, selama setahun lebih Anies Baswedan bekerja tanpa pendamping.

Penentuan cawagub melalui drama panjang. Partai Gerindra dan PKS terus-menerus tarik ulur menentukan jago yang akan dipasang sebagai DKI 2. Perkembangan terakhir, Gerindra dan PKS mengajukan dua nama untuk disodorkan ke DPRD.

Gerindra menjagokan Riza Patria, sementara PKS menyorongkan Nurmansjah. Kemunculan dua sosok ini menggugurkan kandidat yang pernah dimunculkan sebelumnya, yakni Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto, keduanya dari PKS.

Anies menegaskan, penentuan kandidat wagub merupakan kewenangan partai pengusung. Tugasnya sebagai gubernur mengantarkan dua kandidat pilihan partai ke DPRD.

”Surat dari partai pengusung sudah kita terima, juga surat dari gubernur DKI Jakarta ke DPRD sudah diantarkan," ujarnya.

Mantan mendikbud ini berharap legislatif DKI segera menentukan siapa yang akan menjadi wagub.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini