nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Buka Praktik secara Ilegal di Priok, Dokter Asal China Ditangkap

Fadel Prayoga, Jurnalis · Kamis 23 Januari 2020 14:20 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 23 338 2157178 buka-praktik-secara-ilegal-di-priok-dokter-asal-china-ditangkap-jNlyshI09T.jpg Polda Metro Jaya mengungkap praktik ilegal dokter asal China di Tanjung Priok. (Foto: Fadel Prayoga/Okezone)

JAKARTA – Jajaran Polda Metro Jaya menangkap dua orang terkait dugaan praktik dokter ilegal yang berlokasi di Klinik Utama Cahaya Mentari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Senin 13 Januari 2020. Kedua pelaku itu masing-masing berinisial A selaku pemilik klinik dan LS yang merupakan dokter asal China.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyebut Dokter LS membuka praktik tanpa ada izin dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Tidak hanya itu, mereka juga menjual obat-obatan tanpa izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Baca juga: Polisi Ungkap Klinik Suntik Stem Cell Ilegal di Kemang 

"Dokter LS tidak mempunyai izin praktik, tapi statusnya memang dokter," kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (23/1/2020).

Dia mengungkapkan, penangkapan dilakukan setelah ada laporan dari masyarakat yang mengetahui terdapat dokter asing yang tidak bisa berbahasa Indonesia secara lancar. Dokter LS menggunakan jasa penerjemah dalam melayani pasiennya.

"Kami undercover sebagai pasien klinik dan koordinasi dengan Dinkes Provinsi DKI dan BPOM karena obat racikannya tak terdaftar. Lalu kami sita semua barang buktinya," ujar Yusri.

Baca juga: Tips Cegah Stunting dari Moeldoko: Setiap Rumah Ada Ayam 

Ia menuturkan, kedua tersangka menjanjikan kepada para pasien bisa menyembuhkan penyakit sinus tanpa dilakukan operasi.

"Dia (Dokter LS) menjanjikan enggak perlu operasi, tapi ada satu obat dimasukkan ke hidung, dan bisa menyembuhkan tanpa operasi," paparnya.

Atas perbuatan itu, kedua tersangka dikenakan Pasal 78 juncto Pasal 73 Ayat (2) dan/atau Pasal 75 Ayat (3) juncto Pasal 32 Ayat (1) dan/atau Pasal 76 juncto Pasal 36 dan/atau Pasal 77 juncto Pasal 73 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran.

Tersangka juga dikenakan Pasal 201 juncto Pasal 197, 198, 108 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Kedua tersangka terancam hukuman 15 tahun penjara.

Baca juga: Keuntungan Klinik Suntik Stem Cell Ilegal di Kemang Capai Rp10 Miliar 

Polda Metro Jaya ungkap praktik ilegal dokter asal China di Tanjung Priok. (Foto: Fadel Prayoga/Okezone)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini