nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kasus Perdagangan Anak di Jakut, Polisi Tangkap Satu Orang Diduga Jaringan 'Mami Atun'

Fadel Prayoga, Jurnalis · Jum'at 24 Januari 2020 18:19 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 24 338 2157905 kasus-perdagangan-anak-di-jakut-polisi-tangkap-satu-orang-diduga-jaringan-mami-atun-wQkAggBCzp.jpg ilustrasi

JAKARTA - Polda Metro Jaya terus melakukan pengembangan kasus perdagangan anak di bawah umur di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara. Alhasil, satu orang yang diduga berkaitan dengan jaringan Mami Atun ditangkap polisi hari ini.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan jajarannya sedang menjemput terduga pelaku di rumahnya. Namun, ia tak menjelaskan secara detail ihwal nama dan tempat kediamannya.

"Hari ini berhasil kami amankan satu lagi, yang sementara tim dari Krimum sedang menjemput tersangka ke rumahnya, memang tersangka itu sedang berada disana. Inisialnya nanti saya sampaikan," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jumat (23/1/2020).

Perdagangan anak di Jakarta Utara (foto : Okezone.com)

Berdasarkan informasi awal yang diterima pihaknya, lanjut dia, sosok itu memiliki peran mencari serta menjual anak di bawah umur kepada Mami Atun dan Mami Tuti. Selain itu, polisi masih memburu satu orang yang masih buron.

"Perannya dia itu mencari dan menjual, memang ada informasi ada dua, tapi satu yang kita ambil saat ini, satu lagi masih DPO," ujarnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, pihaknya akan langsung memeriksa sosok yang baru saja ditangkap tersebut. Jika nantinya dia memenuhi unsur, polisi akan menetapkan status yang bersangkutan sebagai tersangka.

"Mudah-mudahan sore nanti akan dilakukan pemeriksaan, dan jika memenuhi unsur nanti akan ditetapkan sebagai tersangka," kata Yusri.

Baca Juga : Polisi Bongkar Bisnis Esek-Esek di Penjaringan, Anak-Anak Dijadikan PSK

Sebelumnya, Polda Metro Jaya membongkar kasus perdagangan anak di bawah umur di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara pada Senin 13 Januari 2020. Sebanyak 10 anak yang dipaksa jadi pekerja seks di Cafe Khayangan di Jalan Rawa Bebek, Penjaringan, Jakarta Utara diamankan polisi.

"Mereka menjual anak-anak di bawah umur untuk menemani para hidung belang di salah satu kafe di daerah Rawa Bebek, Penjaringan," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, di Polda Metro Jaya, Selasa, 21 Januari 2020.

Yusri mengatakan, telah mengamankan enam orang pelaku berinisial R alias mami Atun, mami Tuti alias A, D alias Febi, TW, dan A. Para pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan langsung dilakukan penahanan.

"Kita berhasil mengamankan dan menangkap enam orang pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dan kita lakukan penahanan terhadap yang bersangkutan," tuturnya.

Kepada pelaku dikenakan pasal berlapis yakni Pasal 76I juncto Pasal 88 dan atau Pasal 76F juncto Pasal 83 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 296 KUHP dan atau Pasal 506 KUHP.

Pasal 76I juncto Pasal 88 dan atau Pasal 76F juncto Pasal 83 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan pidana penjara paling lama 10 tahun dan/atau denda paling banyak Rp200.000.000. Pasal 296 KUHP, dengan pidana penjara paling lama 1 tahun. Pasal 506 KUHP, dengan pidana penjara paling lama 1 tahun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini