nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Disinyalir Bertambah, Polisi Minta ABG Korban Pelecehan Manajer Artis Melapor

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Minggu 26 Januari 2020 23:03 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 26 338 2158612 disinyalir-bertambah-polisi-minta-abg-korban-pelecehan-manajer-artis-melapor-AhMcBkFL2K.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Jajaran Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat mengungkap kasus dugaan pelecehan seksual anak di bawah umur oleh seorang manajer artis berinisial YMP (31). Saat ini, sudah ada 20 korban yang diduga dilecehkan oleh YMP dengan dijanjikan menjadi menjadi figuran sinetron.

Tak hanya 20 orang, polisi menduga masih ada ada korban lainnya yang dicabuli oleh YMP. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Teuku Arsya Khadafi meminta agar para korban pencabulan YMP segera melapor ke polisi.

"Kemungkinan korban lain masih ada. Silakan yang merasa menjadi korban dapat melapor ke Polres Jakbar," kata Arsya saat dikonfirmasi Okezone di Jakarta, Minggu (26/1/2020).

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara jajaran Satreskrim Polres Jakbar, ada 20 perempuan yang dicabuli oleh YMP. Dua dari 20 wanita tersebut terungkap masih di bawah umur.

Polisi masih melakukan pengembangan ada tidaknya pelaku lain yang bekerjasama dalam dugaan pencabulan ini. Namun, kata Arsya, sejauh ini YMP diduga masih sebagai pelaku tunggal.

"Pelaku saat ini masih tunggal. Korban ada 20 orang sebelumnya, tapi yang di bawah umur baru dua orang. Pelaku memang punya agensi artis figuran dengan nama glamore," bebernya.

Arsya mengungkap, dari 20 wanita yang dicabuli oleh YMP, sebanyak delapan orang di antaranya sudah menjadi artis figuran dalam kurun waktu dua tahun. YMP sendiri diduga sudah melancarkan aksi bejatnya selama lebih dari dua tahun.

"Ada delapan yang (sudah) jadi figuran. Korban sudah bekerja lebih dari dua tahun," ucapnya.

Aksi bejat YMP terungkap setelah polisi mengusut dugaan pencabulan terhadap MR, ABG berusia 13 tahun. MR dijanjikan akan menjadi artis figuran oleh YMP. Namun, sebelum menjadi artis figuran, MR harus memenuhi nafsu bejat YMP di sebuah hotel daerah Jakbar.

Aksi bejat YMP terhadap MR dilakukan pada Februari 2019. MR baru melaporkan dugaan pencabulan YMP ke orang tuanya pada beberapa waktu belakangan ini karena janji untuk menjadi figuran sinetron tak kunjung terpenuhi. Sang orangtua pun langsung melaporkan YMP ke Polres Jakbar.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini