nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Petugas Layanan Halte Transjakarta Meninggal saat Bekerja

Muhamad Rizky, Jurnalis · Selasa 28 Januari 2020 18:02 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 28 338 2159644 petugas-layanan-halte-transjakarta-meninggal-saat-bekerja-GWazl3HbMN.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

JAKARTA – Seorang Petugas Layanan Halte (PLH) Transjakarta, Yuyun Yuniarsih (46), meninggal dunia saat bertugas. Nyawanya tak tertolong, meski sudah dibawa ke Rumah Sakit Premier, di Kampung Melayu, Jakarta Timur.

Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transportasi Jakarta, Nadia Disposanjoyo, membenarkan kabar duka tersebut. Dia mengatakan, korban awalnya pingsan di Halte Premier tempatnya bertugas.

Ia kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Premier, namun sayangnya nyawa Yuyun tak dapat tertolong dan meninggal dunia sekira pukul 13.30 WIB.

"(Meninggal pukul) 13.30 WIB di Rumah Sakit Premier. Di halte dia pingsan," ujar Nadia saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (28/01/2020).

Nadia mengatakan, Yuyun memang saat bekerja sudah terlihat kurang sehat. Namun, dirinya menolak pulang, meski sudah diminta untuk memeriksa kesehatan.

Nadia membantah kabar yang menyebutkan Yuyun tidak diperkenankan pulang karena sakit.

Bus Transjakarta. (Foto : Dok Okezone.com)

“Tidak benar jika korlap (koordinator lapangan-red) melarang PLH Yuyun untuk pulang cepat. Dalam hal ini, korlap yang bertugas justru sangat khawatir karena melihat kondisi Yuyun yang tampak tidak dalam kondisi sehat,” tuturnya.

Untuk itu, ia mengimbau karyawan Transjakarta dalam segala bidang untuk segera melaporkan segala kendala atau keluhan kesehatan kepada atasan.

“Kami imbau karyawan kami segara melaporkan kondisi mereka jika merasa ada gelaja terkait kondisi kesehatan. Sebab, kami menyediakan layanan BPJS dan asuransi kesehatan yang bisa digunakan karyawan dalam kondisi sakit. Ini bisa dimanfaatkan,” ujarnya.


Baca Juga : Terpidana Donny Saragih Batal Jadi Dirut Transjakarta, Digantikan Yoga Adiwinarto

Atas kejadian ini kata Nadia, pihaknya turut berduka. Transjakarta siap memberikan bantuan sesuai kebijakan perusahan kepada keluarga korban.

“Kami turut berduka sedalam-dalamnya. Semoga korban diterima di sisi-NYA dan keluarga diberikan ketabahan. Perseroan memberikan santunan kematian kepada keluarga yang ditinggal,” tuturnya.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini