nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

3 Penjual ABG di Aparteman Depok Dijerat UU Perlindungan Anak

Wahyu Muntinanto, Jurnalis · Selasa 28 Januari 2020 23:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 28 338 2159718 3-penjual-abg-di-aparteman-depok-dijerat-uu-perlindungan-anak-59evQg95vg.jpg Foto Ilustrasi Okezone

DEPOK - Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Depok menetapkan tersangka terhadap tiga pelaku, yang melakukan penjualan wanita di bawah umur untuk dijadikan Pekerja Seks Komersial (PSK) di apartemen di daerah Depok, Jawa Barat.

Ketiga tersangka tersebut yakni, MPR (19), BS (17) dan AIR (17). Mereka menjual dua wanita di bawah umur inisial AP (16) dan JFM (16) ke pria hidung belang.

 Baca juga: ABG yang Ditemukan di Apartemen Depok Ternyata Dijual ke Pria "Hidung Belang"

Kapolres Metro Depok Kombes Aziz Andriansyah mengatakan, ketiga tersangka akan dijerat UU Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan perdagangan orang dan Undang Nomor 21 Tahun 2007 Tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang.

"Terhadap ke tiga tersangka ini kita jerat UU Perlindungan Anak paling lama 15 (lima belas) tahun, dan denda paling banyak Rp5 miliar dan Tindak Pidana Perdagangan Orang maksimal 15 tahun dengan sanksi denda bagi pelaku perorangan Rp600 juta," kata Azis kepada wartawan, Selasa (28/1/2020).

 Baca juga: Hilang 3 Pekan, Gadis ABG Ditemukan Bersama Pria di Apartemen Depok

Kasus ini bermula saat polisi melakukan pencarian terhadap AP, setelah seorang ibu berinisial N (36) melapor ke Unit PPA Polres Depok pada Sabtu, 25 Januari 2020. Ibu itu melapor karena putrinya meninggalkan rumah dan tidak kembali sejak Kamis, 2 Januari 2020 sekira pukul 21.00 WIB.

"Informasi didapat bahwa korban AP kenal dengan seorang laki-laki yang inisial AIR melalui Facebook. Setelah ditunggu beberapa hari tidak pulang orangtua korban mendapat informasi kembali jika nomor handphone korban digunakan dalam aplikasi (chat pertemanan) dengan menawarkan jasa Open BO Include Room," ujarnya.

Berdasarkan informasi tersebut, Azis mengungkapkan, pihaknya langsung menelusuri jejaring media sosial itu. Hingga akhirnya korban AP bisa ditemukan dan diamankan aparat kepolisian. Selain AP dan MPR, polisi juga menangkap AIR (17), remaja yang membawa kabur korban di lantai kamar 30F di apartemen kawasan Depok itu.

"Pelaku yang berkenalan dengan korban lewat Facebook AIR sudah kami tangkap bersama dengan wanita di bawah umur lainnya JFM (16) dan pria BS (17) di lantai kamar 30F Apartemen Saladin," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini