Angkat Terpidana Jadi Dirut Transjakarta, Pemprov DKI Sebut Proses Seleksi Kurang Teliti

Fadel Prayoga, Okezone · Rabu 29 Januari 2020 09:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 29 338 2159872 angkat-terpidana-jadi-dirut-transjakarta-pemprov-dki-sebut-proses-seleksi-kurang-teliti-sPDtL1jOaY.jpg Sekda DKI Saefullah. (Dok Okezone)

JAKARTA – Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah menyebut ada proses seleksi yang kurang teliti dalam pengangkatan terpidana Donny Andy Saragih menjadi Direktur Utama (Dirut) PT Transjakarta. Hal itu terjadi dalam tataran Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD).

Sebagaimana diketahui, berdasarkan Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Donny bersama I Porman Tambunan didakwa melakukan penipuan. Sidang pertama dilakukan pada 30 April 2018 dengan nomor perkara 490/Pid.B/2018/PN Jkt.Pst klasifikasi perkara pemerasan dan pengancaman.

Mereka didakwa dengan Pasal 268 ayat (3) Ke-2 jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP atau Kedua Pasal 369 ayat (1) jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP atau Ketiga Pasal 378 jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP. Keduanya dijatuhkan pidana penjara selama satu tahun.

"Kurang teliti, di bagian yang seleksinya, BP BUMD," ujar Saefullah di Jakarta, Selasa 28 Januari 2020.

Bus Transjakarta. (Foto : Dok Okezone.com)

Ia mengatakan, setelah mengetahui yang bersangkutan ternyata mempunyai kecacatan di mata hukum, pihaknya langsung mencopot Donny dari kursi Dirut PT Transjakarta.

Saat ini jabatan tersebut diemban Yoga Adiwinarto sebagai Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Transjakarta.


Baca Juga : Terpidana Donny Saragih Batal Jadi Dirut Transjakarta, Digantikan Yoga Adiwinarto

"Sudah dievaluasi dan sudah diganti," ujarnya.

Baca Juga : Petugas Layanan Halte Transjakarta Meninggal saat Bekerja

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini