Menyusuri Isi Kepala Pencuri Spesialis Ban Mobil di Bekasi

Wisnu Yusep, Okezone · Jum'at 31 Januari 2020 00:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 30 338 2160926 menyusuri-isi-kepala-pencuri-spesialis-ban-mobil-di-bekasi-T4pJl5nVLE.jpg Pelaku pencurian ban mobil di Bekasi (Foto: Okezone/Wisnu)

BEKASI - Aksi pencurian yang dilakukan SS tampaknya harus terhenti. Pasalnya, spesialis pencuri ban mobil itu, kini mendekam di sel tahanan Mapolres Metro Bekasi setelah ditangkap polisi pada Rabu 29 Januari 2020.

SS (25) ditangkap setelah melancarkan aksinya di Citywalk Jababeka, Jalan KH Dewantara, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Aksi SS membuat jagat maya heboh.

Pasalnya keempat ban mobil yamg terparkir di salah satu mall itu hilang dicuri. SS ternyata salah satu pelakunya. SS mengaku selama ini beraksi seorang diri. Dia mengaku tak punya jaringan pencuri sehingga beraksi solo karir.

"Sendiri, enggak ada (teman)," kata bapak satu anak itu singkat, kepada wartawan di Mapolres Metro Bekasi.

Baca Juga: Ban Mobil Pengunjung Mal di Bekasi Raib Digondol Maling

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Hendra Gunawan menyebutkan bahwa aksi pencurian yang dilakukan SS itu karena terhimpitnya ekonomi.

Pelaku menjual barang curiannya itu via medsos, namun tidak laku. Akhirnya, pelaku menjual ke pedagang barang rongsokan keliling dengan satu ban dihargai Rp200 ribu.

Aksi SS ini, kata Hendra, membutuhkan trik khusus, misal ketika pelaku menggunakan bata hebel untuk mengganjal mobil yang akan dicuri salah satu rodanya.

Trik yang dilakukan oleh SS itu sedikit banyak menghemat waktu. Tapi lebih dari itu, SS juga "menyamar" ketika melancarkan aksinya, menggunakan mobil bertipe SUV milik orangtuanya.

"Dia menutupi aksinya dengan membuka pintu bagian depan untuk mengambil ban depan. Lalu, membuka pintu bagian belakang untuk mengambil ban belakang," kata dia.

Terpuruk Setelah di-PHK

Tindakan nekat SS ini ada motif ekonomi yang mendorongnya. SS tengah dalam kondisi finansial yang terjepit. SS merupakan seorang bekas pecatan dari sebuah pabrik. Sejak itu, kondisi finansialnya makin sulit.

Kasatreskrim Polres Metro Bekasi AKBP Dwi Prasetyo menyebutkan, SS sempat berupaya ikut serta dalam usaha orangtuanya sebagai penjual kardus bekas.

Saat ditangkap polisi pada Rabu pagi, SS pun baru saja pulang dari membantu orangtuanya berjualan kardus.

"Setelah di-PHK itu, sebelum melakukan aksi-aksi ini, dia membantu orangtuanya," kata Dwi kepada wartawan Rabu 29 Januari 2020.

Namun demikian, usaha membantu orangtuanya menjual kardus tidak cukup menutupi kebutuhannya. "Karena tidak mencukupi kebutuhan akhirnya yang bersangkutan ini mencoba untuk mencuri roda," kata dia.

Menurut dia, pelaku juga pernah melakukan hal yang sama di 3 titik lainnya, yaitu Living Plaza Jababeka, Plaza Jababeka dan RS Siloam Lippo Cikarang, Minggu 15 Januari 2020.

“Dari hasil penangkapan ini, polisi mengamankan beberapa barang bukti yang digunakan pelaku dalam menjalankan aksinya, sedangkan untuk barang bukti velg dan ban sudah dijual pelaku.

Pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini