nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tolak LGBT, Massa Long March ke Balai Kota Depok

Wahyu Muntinanto, Jurnalis · Jum'at 31 Januari 2020 15:36 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 31 338 2161306 tolak-lgbt-massa-long-march-ke-balai-kota-depok-EIYDxpucgG.jpg Massa demo di Kantor Balai Kota Depok tolak LGBT. (Foto : Okezone.com/Wahyu Muntinanto)

DEPOK – Ratusan warga Kota Depok yang tergabung dalam berbagai elemen organisasi keagamaan long march lebih kurang 1 kilometer dari perempatan lampu merah Ramanda Jalan Margonda menuju depan gerbang kantor Balai Kota Depok, Jumat (31/1/2020).

Mereka menggelar aksi menolak keberadaan lesbian, gay, biseksual, transgender (LGBT) yang berada di Kota Depok, Jawa Barat.

Massa yang hadir di lokasi long march tampak membawa poster dan spanduk yang bertuliskan ” Tolak LGBT”. Selain poster, peserta aksi memajang spanduk besar dengan panjang sekitar 10 meter dan lebar sekitar 1 meter yang bertuliskan dukung visi Kota Depok yang religius.

"Aksi penolakan terhadap LGBT merupakan dukungan kepada langkah Pemerintah Kota Depok yang akan memberlakukan perda pelarangan LGBT. Kami mendukung penuh perda tentang LGBT. Hal itu karena Depok adalah kota religius," kata kordinator aksi Ahmad Ichan.

Massa demo tolak LGBT di Depok. (Foto : Okezone.com/Wahyu Muntinanto)

Keberadaan LGBT dinilai sangat tidak sesuai dengan norma-norma agama terlebih budaya ketimuran yang dipegang teguh masyarakat Indonesia.

"Kami menolak keberadaan LGBT karena itu telah melanggar nilai dan norma yang ada di Kota Depok," ucapnya.

Sementara itu, Fatoni dalam orasinya mengatakan LGBT adalah sebuah penyakit yang menyimpang dan tidak dibenarkan dalam Islam.


Baca Juga : Wali Kota Depok Bantah Keluarkan Kebijakan Razia LGBT Terkait Kasus Reynhard

"Jangan sampai Kota Depok kena azab karena banyaknya kezaliman. Maka mari kita ukung Perda tentang LGBT, LGBT juga bertentangan dengan visi Kota Depok sebagai kota religius," tuturnya.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini