Belanja Online Pakai Sim Card Korban, Dua Penjambret Ditangkap di Menteng

Muhamad Rizky, Okezone · Sabtu 01 Februari 2020 15:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 01 338 2161778 belanja-online-pakai-sim-card-korban-dua-penjambret-ditangkap-di-menteng-2jFpjEUsoa.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

JAKARTA – Tim Buser Polsek Menteng meringkus dua orang jambret jalanan yang beraksi di pertigaan Jalan Lombok, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, pada 27 Januari 2020.

Polisi mengamankan dua pelaku berinisial DS dan AH. Keduanya tertangkap setelah terdeteksi menggunakan sim card korban saat melakukan transkasi pembelian barang secara online.

Peristiwa ini bermula ketika korban berinisial PD tengah menunggu ojek online di pertigaan Jalan Lombok, Menteng, Jakarta Pusat. Sambil menunggu, korban memegang handphone dan powerbank.

Tiba-tiba kedua pelaku mendekati korban dan langsung mengambil handphone dan powerbank yang saat itu di genggam.

"Kemudian membawa lari handphone tersebut dengan menggunakan sepeda motor miliknya bersama dengan satu pelaku yang diboncengi," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dalam keterangannya, Sabtu (1/2/2020).

Ilustrasi (Shutterstock)

Korban yang menyadari barangnya telah dicuri langsung mengejar pelaku dan berteriak jambret. Namun, para pelaku berhasil melarikan diri.

Kemudian pelaku AH menghubungi penadah berinisial R untuk menawarkan handphone hasil curiannya tanpa sim card korbannya.

"Pelaku bertemu R di Indomaret Tomang untuk menjual hasil curiannya dengan harga Rp3.000.000 dan R memberikan uangnya ke pelaku AH, lalu uang tersebut dibagi keduanya dengan nominal Rp500.000 untuk AH dan DS Rp500.000 dan sisanya untuk foya-foya membeli minuman alkohol," ujarnya.

Pelaku yang masih menyimpan sim card korban kemudian menggunakannya. Pelaku mengunduh aplikasi belanja online dan login dengan sim card korban.

"Lalu (pelaku) mendapatkan kode OTP (one time password), dan pelaku AH melakukan transaksi di aplikasi online dengan metode pembayaran kartu kredit milik korbannya hingga korban mengalami kerugian sebesar Rp4.651.414," ujarnya.

Setelah itu, lanjut Yusri, korban mendapat notifikasi pemberitahuan email tentang adanya transaksi pembelian laptop di aplikasi e-commerce. Korban mengecek notifikasi tersebut dan mendapat alamat pengiriman dan nomor telepon driver ojek online yang akan mengirim laptop.

Ilustrasi (Shutterstock)

"Korban melaporkannya ke Polsek Metro Menteng, lalu tim Buser Reskrim langsung menuju ke alamat pengiriman. Tim langsung menuju ke kamar kos. Benar saja pelaku AH dan DS sedang membuka laptop barunya bersama-sama," tuturnya.

Yusri mengatakan pelaku saat ini sudah ditahan. Barang bukti yang diamankan yakni satu ponsel, satu laptop, dan uang tunai sebesar Rp2.400.000.


Baca Juga : Mantan Atlet Tinju di Padang Jambret Ponsel Mahasiswi Pakai Celurit

Pelaku dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.


Baca Juga : Motornya Dibakar, Jambret di Sorong Nyaris Tewas Diamuk Massa 

 



1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini