Berkaca Revitalisasi Monas, Pemprov DKI Diminta Perbaiki Cara Komunikasi ke Pemerintah Pusat

Fadel Prayoga, Okezone · Rabu 05 Februari 2020 10:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 05 338 2163564 berkaca-revitalisasi-monas-pemprov-dki-diminta-perbaiki-cara-komunikasi-ke-pemerintah-pusat-jEZTyAmkX3.jpg Revitalisasi Monas. (Foto : Okezone.com/Arif Julianto)

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta diminta untuk memperbaiki gaya komunikasi dengan pemerintah pusat. Hal itu berkaca dari kasus revitalisasi kawasan Monumen Nasional (Monas) yang akhirnya proyek itu dihentikan sementara lantaran belum mendapatkan izin dari Mensesneg Pratikno.

Sebagaimana diketahui, berdasarkan Keppres Nomor 25 Tahun 1995 tentang Pembangunan Kawasan Medan Merdeka di Wilayah Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta, Pemprov DKI harus mengajukan izin ke Mensesneg saat akan merenovasi Monas selaku Ketua Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka.

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike mengatakan, untuk mewujudkan pemerintahan yang baik diperlukan kerjasama yang baik antara pemerintah daerah pusat. Ia berharap Pemprov DKI Jakarta memperbaiki komunikasi dan merencanakan sebuah kebijakan dengan matang.

"Membangun sebuah kota itu perlu kolaborasi. Kalau masyarakat tidak percaya lagi, bagaimana membangun kota," ujarnya di DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (5/2/2020).

Dihentikan Sementara, Begini Suasana Terkini Proyek Revitalisasi Monas

Ia menilai, renovasi kawasan Monas tanpa persetujuan Mensesneg itu sudah membuat citra Pemprov DKI Jakarta buruk. Apalagi sebelumnya Pemprov bersikeras memindahkan pohon, walau belakangan mengakui penebangan.

"Itu justru menambah kepercayaan publik (public trust) terhadap kebijakan Pemprov DKI Jakarta, hilang," ujarnya.


Baca Juga : Usai Penebangan, Pemprov DKI Ganti 573 Pohon di Monas

Hingga kini belum ada perkembangan lebih lanjut mengenai revitalisasi Monas. Pemprov DKI Jakarta juga sudah menghentikan proyek sementara menunggu revitalisasi mendapatkan restu dari pemerintah pusat.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini