Wacana Pelarangan Ondel-Ondel Ngamen, Ridwan Saidi Minta DPRD Siapkan Peluang Kerja

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Rabu 05 Februari 2020 14:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 05 338 2163702 wacana-pelarangan-ondel-ondel-ngamen-ridwan-saidi-minta-dprd-siapkan-peluang-kerja-hFti3uUkoB.jpg Budayawan Betawi, Ridwan Saidi (foto: Okezone.com)

JAKARTA - Budayawan Betawi Ridwan Saidi ingin DPRD DKI menyiapkan peluang kerja, bagi pengarak ondel-ondel sebelum melarang salah satu peninggalan budaya Betawi itu dijadikan sebagai objek untuk mengamen di jalanan.

Menurut dia, wacana revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2015, tentang Pelestarian Budaya Betawi itu seharusnya disampaikan setelah adanya solusi pekerjaan bagi pengarak ondel-ondel tersebut.

"Biarkan saja wacana itu. Sekarang ini orang-orang pada miskin, bagaimana jalan keluarnya," kata Ridwan Saidi kepada Okezone, Rabu (5/2/2020).

"Kalau (nantinya) dia nggak boleh ngarak ondel-ondel, cari jalan keluar dong," sambung dia.

 Baca juga: Ondel-Ondel Kerap Dipakai Ngamen, DPRD DKI Wacanakan Revisi Perda

Ondel-Ondel

Ridwan Saidi mengatakan, selama ini seniman pengarak ondel-ondel merupakan pekerja yang sebelumnya menjadi pengamen pertunjukkan topeng monyet.

Sehingga, ia mendorong agar DPRD DKI mencari solusi agar pengamen ondel-ondel tetap bisa bekerja bila revisi Perda 4/2015 melarang ondel-ondel untuk mengamen nantinya.

"Sekarang kalau dia melarang dia siapkan dulu peluang kerja dan bagi pengarak ondel-ondel. Mereka ini kan bekas topeng monyet, orang-orang ini sebagian dari (pengamen) topeng monyet," tandasnya.

Baca juga: Anies : Betawi Harus Jadi Tuan Rumah di Tanah Sendiri

 

Sebelumnya, Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Iman Satria mewacanakan merevisi Perda 4/15. Hal itu lantaran dirinya miris melihat salah satu peninggalan budaya Betawi, yaitu ondel-ondel kerap digunakan untuk mengamen atau mengemis di jalanan.

"Sekarang kan kita miris, kita lihat dipinggir jalan ondel-ondel yang jadi ikon yang megah di taruh di ruang rapat paripurna tiba-tiba dibawa ke jalanan untuk mengemis," kata Iman kepada wartawan di DPRD DKI.

Iman menjelaskan, bila Perda itu sudah direvisi oknum yang memanfaatkan ondel-ondel untuk mengamen akan dijatuhkan hukuman berupa kurungan penjara.

"Akan dikenakan sanksi, contoh pemberitahuan dulu. Lalu bagi tempat yang menyewakan itu tidak boleh lagi, bisa sanksi kurungan atau apa gitu," tegas dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya DKI Jakarta, Iwan Hendry Wardhana menyambut baik usulan dari DPRD DKI Jakarta tersebut.

"Mengingat makin maraknya kegiatan kesenian ondel-ondel itu masuk ke jalan-jalan (perkampungan), bahkan terkesan untuk meminta-minta," ujarnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini