Sejumlah Titik Banjir di Tangerang Sudah Mulai Surut

Isty Maulidya, Okezone · Rabu 05 Februari 2020 16:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 05 338 2163814 sejumlah-titik-banjir-di-tangerang-sudah-mulai-surut-6IEABTBEdK.jpg Banjir di Tangerang mulai surut (foto: Okezone.com/Isty)

TANGERANG - Banjir yang melanda beberapa wilayah di Kota Tangerang mulai berangsur surut, Rabu (05/02/2020) sore. Air yang tadinya merendam rumah warga kini hanya menyisakan genangan.

Seperti yang terpantau di Kelurahan Gembor, Kecamatan Periuk RW 02, Perumahan Pondok Alam dan RW 04 Perumahan Griya Merpati. Warga juga mulai memasuki rumah masing-masing untuk membersihkan lumpur sisa banjir.

 Baca juga: Turap Jebol, Banjir 3 Meter Terjang Perumahan Total Persada Tangerang

Namun, warga di Kelurahan Periuk, kecamatan Periuk masih harus bertahan di tempat pengungsian karena ketinggian air masih 1,5 meter. Menyusut sekitar 50 cm dibanding kemarin yang mencapai ketinggian 2 meter lebih.

"Situasi banjir saat ini untuk di Total Persada masih sekitar 1,5 meter dan di Kelurahan Gebang Raya sekitar 1,3 meter," ungkap Ade Kurniawan, Kepala Biro Humas PMI Kota Tangerang.

Banjir di Tangerang

 Baca juga: Pengungsi Korban Banjir di Tangerang Mulai Terserang Flu dan Demam

Ade juga mengimbau agar warga tetap waspada meskipun banjir telah surut di sebagian wilayah. Hal ini dikarenakan berdasarkan prediksi dari BMKG intensitas hujan di kota Tangerang masih tinggi hingga seminggu kedepan.

"Kami mengimbau agar warga tetap waspada mengingat prediksi BMKG curah hujan di wilayah Tangerang masih tinggi," jelasnya lagi.

Sementara itu, pemerintah kota Tangerang sampai saat ini masih menyiagakan personel gabungan untuk menangani banjir, dan warga terdampak banjir di berbagai lokasi. Dinas Sosial juga sudah membuka dapur untuk memenuhi kebutuhan pangan bagi warga terutama di wilayah yang belum surut.

"Dapur umum berlokasi di kantor Kecamatan Periuk, selesai diproduksi makanan siap saji dalam bentuk nasi bungkus itu langsung didistribusikan kepada para korban banjir," terang Ade.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini