nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jakpro Sudah Pertimbangkan Masukan Pemerintah Pusat untuk Jalur Baru Formula E

Muhamad Rizky, Jurnalis · Jum'at 07 Februari 2020 15:17 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 07 338 2164927 jakpro-sudah-pertimbangan-masukan-pemerintah-pusat-untuk-jalur-baru-formula-e-wWU1cu2J30.jpg Kota Jakarta (Foto: Okezone)

JAKARTA - Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Dwi Wahyu Daryoto mengatakan, pihaknya telah menyiapkan alternatif lokasi jalur balap Formula E yang baru. Lantaran jalur sebelumnya yang di kawasan Monas tidak mendapat izin dari Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg).

Menurut Dwi, langkah tersebut diambil agar menjadi solusi sekaligus menghormati Kemensetneg sebagai komisi pengarah.

"Kami menghormati sepenuhnya keputusan komisi pengarah, dan kami siap mencari lokasi alternatif atas arahan komisi pengarah," kata Dwi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (7/2/2020).

Saat ini kata dia, Jakpro tengah mencari dan menyiapkan lokasi pengganti tersebut berdasarkan kriteria yang ada, salah satunya yakni ikon Jakarta dan Indonesia.

"Kami sebagai Organizing Committee Formula E Jakarta sudah mempersiapkan lokasi pengganti dari Monas yang memenuhi kriteria sebagai ikon Jakarta dan Indonesia," ungkapnya.

Monas

Baca Juga: Jakpro Sebut Lokasi Baru Formula E Sudah Siap

Selain itu, lokasi baru tersebut juga akan mempertimbangkan masukan dari pemerintah pusat dan pihak-pihak terkait lain untuk menyukseskan acara itu.

"Pengumuman lokasi sirkuit pengganti akan dilakukan setelah disetujui oleh FEO dan FIA selaku partner penyelenggaraan Formula E Jakarta," tambahnya.

Seperti diketahui, balap Formula E di Jakarta ini awalnya di Monas lantaran dinilai sebagai ikon Jakarta dan Indonesia. Harapannya penyelenggaraan Jakarta E-Prix akan membawa Monas ke pentas dunia internasional.

Namun Kementerian Sekretaris Negara selaku Ketua Komisi Pengarah Kawasan Medan Merdeka tak mengizinkan kawasan Monumen Nasional (Monas) untuk dilintasi ajang balap mobil Formula E.

Sekretaris Mensesneg Setya Utama menyebut ada berbagai pertimbangan penolakan Monas dilintasi pembalap Formula E. Salah satu alasannya soal cagar budaya.

"Formula E nanti saya sampaikan rapat komrah (komisi pengarah), bahwa komrah tidak menyetujui apabila dilaksanakan di dalam area Monas, dengan banyak pertimbangan, di sana ada cagar budaya, ada pengaspalan," kata Setya di Jalan Majapahit, Jakarta Pusat, Rabu 5 Februari 2020.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini