Polisi Ungkap Peredaran Uang Palsu di Bekasi, 2 Pelaku Ditangkap

Wisnu Yusep, Okezone · Senin 10 Februari 2020 22:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 10 338 2166407 polisi-ungkap-peredaran-uang-palsu-di-bekasi-2-pelaku-ditangkap-xwcecML0xU.jpg Barang Bukti Uang Palsu (Foto: Okezone/Wisnu)

BEKASI - Dua pengedar uang palsu (upal) di wilayah Kampung Gabus, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat berhasil diungkap jajaran Polsek Tambun.

Penangkapan dua pengedar upal itu bermula ketika pihak kepolisian menangkap pelaku RF (21). RF ditangkap usai melancarkan aksinya di warung kelontongan.

"Tersangka RF ini membeli sabun dengan uang pecahan Rp20.000 palsu dan langsung kita geledah di dalam dompetnya terdapat uang pecahan Rp10.000, Rp20.000 dan Rp50.000 senilai Rp700.000," kata Kapolsek Tambun Kompol Siswo kepada wartawan, Senin (10/2/2020).

Dari penangkapan RF, polisi selanjutnya melakukan pengembangan. RF mengaku mendapat uang palsu dari seorang berinisial AA (40) warga Cakung, Jakarta Timur.

"Kita lalu minta antar ke rumah tersangka AA dan benar di dalam rumah terdapat aktivitas pembuatan uang palsu," kata Siswo.

Dua Tersangka

Baca Juga: Empat Pengedar Uang Palsu Dibekuk, Polisi Amankan Rp17 Juta dan Uang Brasil

Di dalam rumah tersangka AA, pihaknya menyita barang bukti uang palsu hasil produksi yang belum digunting, dan dua unit printer yang biasa digunakan pelaku untuk mencetak uang palsu.

"Di situ kita amankan satu tersangka dan kita amankan barang bukti printer, kertas HVS dan uang kertas yang belum sempat dipotong," katanya.

Keduanya tersangka kini mendekam di tahanan Mapolsek Tambun guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. Keduanya dijerat pasal 244 dan 245 KUHP tentang pemalsuan dan peredaran uang palsu dengan ancaman pidana kuruangan maksimal 15 tahun penjara.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini