nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

2 Rumah Warga di Puncak Bogor Rusak Tertimpa Material Longsor

Sindonews, Jurnalis · Selasa 11 Februari 2020 14:49 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 11 338 2166725 2-rumah-warga-di-puncak-bogor-rusak-tertimpa-material-longsor-Wr54uJmyha.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

BOGOR - Sebanyak dua rumah warga di Kampung Sirnagalih RT 02/RW 01, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat rusak akibat tertimpa material longsor pada Senin, 10 Februari 2020 petang.

Meski nihil korban jiwa, namun dua kepala keluarga (KK) harus rela kehilangan sejumlah barang berharga dan dokumen penting.

Salah satu pemilik rumah, Iwan mengungkapkan, peristiwa longsor ini merupakan kali kedua yang terjadi. Musibah serupa pernah terjadi pada 2016 silam.

"Karena kondisi tanah yang miring jadi rawan longsor di sini," ujar Iwan, mengutip laman Sindonews, Selasa (11/2/2020).

Iwan menjelaskan, rumahnya tersebut sebenarnya masih dalam proses pembangunan. Namun, di beberapa bagian malah rusak diterjang longsor.

Longsor juga menimpa salah satu kamar dan ruang tamu sebuah rumah milik Abdul. Bahkan, sejumlah dokumen penting ikut tertimbun tanah.

Sementara, Camat Megamendung, Endi Rismawan menyebut, longsor juga menjebol dinding belakang ruang tamu, serta dinding kamar tidur dan dapur rumah warga. "Korban jiwa tidak ada hanya bangunan (rumah) dan yang kena bagian tembok (jebol) dapur," ucap Endi.

Menurut dia, longsor dipicu oleh hujan deras yang mengguyur kawasan Puncak, Bogor sejak Sabtu, 8 Februari 2020 lalu. Tebing curam dekat lereng Gunung Gede Pangrango itupun akhirnya longsor.

"Karena tebingan kemungkinan karena kemarin Sabtu diguyur hujan deras dan kejadian hari ini sekitar pukul 9 pagi dalam kondisi cuaca cerah," tuturnya.

Saat ini warga mulai bergotong royong membersihkan material longsor serta puing-puing bangunan yang rusak. Saluran air di tebing titik longsor juga dibuat demi mengantisipasi longsor susulan. Endi menegaskan bahwa warganya tidak sampai mengungsi akibat musibah ini.

"Enggak ngungsi dan sudah diimbau (waspada)," pungkasnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini