nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tipu Jamaah Umrah, Direktur PT Damtour Divonis 3,5 Tahun Penjara

Wahyu Muntinanto, Jurnalis · Kamis 13 Februari 2020 20:22 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 13 338 2168100 tipu-jamaah-umrah-direktur-pt-damtour-divonis-3-5-tahun-penjara-qF50s23L9v.jpg Direktur PT Damtour Hambali Abbas (foto: Polres Depok)

DEPOK - Pengadilan Negeri (PN) Depok, Jawa Barat menggelar sidang putusan penggelapan uang jamaah umrah yang dilakukan Direktur PT Damtour, Hambali Abbas alias Abas (40) pada Kamis, 13 Februari 2020.

Sidang dengan agenda pembacaan putusan yang dilakukan oleh majelis hakim PN Depok diketuai Andi Musafir dengan Anggota Yuanne Marietta dan Ramon Wahyudi.

Baca Juga: Begini Modus PT Damtour Tipu 200 Calon Jamaah Umrah 

Majelis Hakim dalam amar putusannya menyatakan sependapat dengan Tuntutan JPU. Menyatakan, terdakwa Abas terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan bersalah dan melanggar hukum sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 372 KUHPidana jo Pasal 64 Ayat (1) KUHPidana.

"Menyatakan terdakwa Hambali Abbas alias Abas terbukti bersalah melakukan penggelapan secara berlanjut. Menjatuhkan putusan terhadap terdakwa oleh karena itu berupa pidana penjara selama tiga tahun dan enam bulan," tutur Ketua Majelis Hakim Andi Musafir di Ruang Sidang II PN Depok, Kamis (13/2/2020).

Ilustrasi (foto: Shutterstock) 

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Siswatiningsih sebelumnya menuntut Abas bersalah melakukan tindak pidana penggelapan sejumlah dana milik jamaah umroh sebagaimana dalam Dakwaan Kedua, yakni melanggar ketentuan hukum sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 372 KUHPidana jo Pasal 64 Ayat (1) KUHPidana dengan tuntutan 3,5 tahun penjara.

Abas dalam Dakwaan JPU disebutkan, telah mengakibatkan kerugian terhadap Saksi Boche Rahman dan Saksi Rini Purwandari sebesar Rp47 Juta, Saksi Agus Sumanto mengalami kerugian Rp16.800.000,- Saksi Raharjo menderita kerugian Rp23.500.000,- Saksi Tri Komariyah mengalami kerugian sebesar Rp24.150.000,- Saksi Budi Samani mengalami kerugian Rp18.500.000,- Saksi Kuswati mengalami kerugian Rp17.450.000,- Saksi Eny Yuniarti mengalami kerugian sebesar Rp21 Juta dan Saksi Minarsih mengalami kerugian Rp21.500.000,-

"Perbuatan itu dilakukan Abas dengan cara dana jamaah umroh yang masuk Tahun 2014 digunakan untuk memberangkatkan jamaah umrah yang sudah mendaftar di Tahun 2012 dan Tahun 2013," ucap JPU Siswatiningsih.

Baca Juga: Kasus Penipuan Umrah, Direktur PT Damtour Dituntut 3,5 Tahun Penjara 

Sementara dana yang masuk Tahun 2015. lanjut Siswatiningsih, digunakan untuk memberangkatkan jamaah umroh yang mendaftar di Tahun 2014 . Dana yang masuk Tahun 2016, digunakan untuk memberangkatkan jamaah umroh yang mendaftar Tahun 2015.

"Atas hal itu maka, di Tahun 2016, Abas tidak dapat memberangkatkan jamaah umrohnya dengan tarif biaya promo yang ditawarkan sebesar Rp 15.500.000,- hingga Rp 16.500.000,- Akan tetapi, biaya tersebut tidak bisa mencukupi total biaya perjalanan umroh yang sebenarnya itu sebesar Rp 17.569.000,- sehingga hutangnya makin menumpuk dan terdakwa melarikan diri," pungkasnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini