nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pengendara Motor Jadi Korban Kawanan Begal Bercelurit di Bekasi

Wisnu Yusep, Jurnalis · Jum'at 14 Februari 2020 09:16 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 14 338 2168261 pengendara-motor-jadi-korban-kawanan-begal-bercelurit-di-bekasi-5IW8wHyjPv.jpg Ilustrasi aksi pembegalan pengedara motor. (Foto: Ist)

BEKASI – Seorang pengendara motor berinisial MA menjadi korban pembegalan di kawasan Kelurahan Bintarajaya, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat. Ia pun harus merelakan kendaraan dan ponselnya dibawa pelaku begal.

Pembegalan terjadi pada Kamis 13 Februari 2020, sekira pukul 02.00 WIB. Korban mengatakan, ketika peristiwa itu terjadi, dirinya hendak membeli makanan.

"Saya mau beli makan, tiba-tiba lagi whatsapp istri, di samping saya sudah ada tiga orang itu begal," kata korban kepada wartawan, Jumat (14/2/2020).

Para pelaku, lanjut dia, secara tiba-tiba langsung memepet kendaraan yang dibawa. Alhasil, dia pun tersungkur bersama motornya.

"Langsung mepet. Saya enggak sadar kalau diikuti," katanya.

Pelaku pembegalan, ungkap dia, berjumlah tiga orang. Dari tiga pelaku itu, satu membawa celurit yang diayun-ayunkan untuk menakut-nakuti dirinya.

Dikarenakan takut terkena sabetan, ia pun berusaha mengindar, hingga akhirnya harus merelekan motor matik 125 cc dirampas para pelaku begal.

"Saya mundur ngehindar gitu, terus saya jatuh, dan lecet kaki saya. Kalau luka dari celurit si enggak ada, lecet saja jatuh ke aspal karena menghindar celurit yang diayunin pelaku," paparnya.

Ia mengatakan peristiwa itu di luar dugaan. Terlebih, dirinya memang kerap keluar malam untuk membeli sesuatu.

"Kaget juga (pas kejadian itu)," katanya.

Sementara Rhm (38), pemilik kamera CCTV yang merekam peristiwa pembegalan ini, mengungkapkan ketika peristiwa pembegalan terjadi korban sempat teriak dan membangunkan karyawannya.

"Pas kejadian juga korban sempat teriak, dan karyawan saya terbangun. Tapi kondisi masih setengah sadar, karena kondisi jam 2 pagi, sehingga pelaku tiddak bisa disergap," katanya kepada wartawan.

Selain gelap, wilayahnya itu memang kerap terjadi aksi pencurian. Tiga pekan lalu, katanya, ada pencurian terhadap spion mobil.

"Kalau di sini dekat wilayah kerja saya penerangan agak sedikit gelap. Belum lama ini salah satu mobil dua spionnya hilang. Sekitar tiga mingguan yang lalu," katanya.

Dalam kasus ini, pihak kepolisian pun terus memburu kawanan begal tersebut. Terlebih berdasarkan hasil penyelidikan ditemukan kendaraan serupa yang dipakai pelaku. Itu ditenggarai dari hasil pelat nomor pelaku yang terekam CCTV.

Pihak kepolisian pun sudah melakukan pemeriksaan terhadap pemilik motor yang diduga dipakai untuk melakukan pembegalan di wilayah Bintarajaya tersebut.

Namun demikian, dari hasil pemeriksaan pemilik motor yang diduga dipakai pelaku, ada perbadaan di pajak kendaraan tersebut.

"Kalau motor persis sama, warna sama, tapi perbedaannya di pelat nomor, tahunya berbeda," kata Kasatreskrim Polsek Bekasi Kota AKP Arman.

Dia pun mengatakan hingga saat ini telah memeriksa sejumlah saksi. Termasuk kemungkinan ada pihak yang megetahui secara pasti rutinitas yang dilakukan pemilik motor yang asli. Sehingga, pelat nomornya dipakai untuk melakukan aksi kejatahan.

"Nah kemungkinan adalah orang yang mengetahui motor pelat yang sesuai (milik motor yang asli). Ketika kita ditelusuri ternyata dia dapat beli dari Jakarta Timur, Pondok Kelapa," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini