nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Guru Pemukul Siswa di Bekasi Dinonaktifkan, Pelajar SMAN 12 Bekasi Buat Petisi

Wisnu Yusep, Jurnalis · Jum'at 14 Februari 2020 12:34 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 14 338 2168298 guru-pemukul-siswa-di-bekasi-dinonaktifkan-pelajar-sman-12-bekasi-buat-petisi-MSRrtmwdDk.jpg Irnatiqoh, Wakil Kepala Sekolah SMAN 12 Bekasi Bidang Humas (foto: Okezone/Wisnu Yusep)

BEKASI - Pasca penonaktifkan I sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, sejumlah pelajar SMAN 12 Kota Bekasi membuat petisi.

Petisi itu pun, berdasarkan yang tertuang dalam laman https://www.change.org/p/dinas-pendidikan-kota-bekasi-jangan-mutasi-pak-i sudah ditandatangani sekira 485 orang.

Petisi yang diinisiasi oleh Aryaguna Kusuma Putra itu ditunjukan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi.

Baca Juga: Ketika Para Siswa SMAN Bekasi Menangis Bela Guru yang Pukul Siswa 

Menanggapi hal tersebut, Wakil Kepala Bidang Humas SMAN 12 Bekasi Irnatiqoh mengatakan, petisi yang dibuat oleh sejumlah murid merupakan salah bentuk kreasi. Sehingga sah-sah saja bila para murdi membuat petisi tersebut.

"Jadi kreasi anak-anak aja. Jadi kepentingan kita saat ini KBM berjalan dengan kondusif karena anak-anak kelas 12 itu harus mempersiapkan untuk ujian nasional," kata Irnatiqoh ketika ditemui wartawan, Jumat (14/2/2020).

SMA 12 Bekasi (foto: Okezone/Wisnu Y)	 

Dia berharap, para guru bersikap netral di tengah kreasi yang ditunjukan oleh para siswa tersebut. "Oh iya itu silakan aja anak-anak. Yang membuat kita sih guru harus di pihak yang netral. Karena kondisinya memang seperti itu, ya sudah berjalan saja," tuturnya.

Irnatiqoh pun terus memantau kegiatan yang dibuat para siswa tersebut. Dia meminta, para siswa tetap mengikuti kegiatan belajar seperti biasa. Terlebih dalam waktu dekat mereka akan mengikuti UNBK.

"Selanjutnya ada UNBK, kita tidak bisa menuju merambah ke ranah yang lainnya. Kita lihat si anak-anak sudah kondusif dan KBM sudah berjalan," kata dia.

Berikut ini adalah narasi petisi yang tertuang di change.org:

Pak I adalah seorang guru di SMAN 12 Bekasi yang menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan. Beliau merupakan sosok yang tegas dan disiplin. Beliau berani menggunakan cara-cara yang dianggap kekerasan demi tegaknya aturan-aturan yang telah berlaku.

 

Baru-baru ini Pak I terjerat kasus kekerasan terhadap siswa akibat memukul beberapa siswa yang terlambat. Hal ini menyebabkan beliau dimutasi. Sebagai siswa SMAN 12 Bekasi, tentunya tidak bisa menerima hal ini begitu saja.

 

Bagi saya, Pak I adalah sosok yang berbeda dari guru kebanyakan. Walaupun cara-caranya dianggap sebagai kekerasan, tetapi beliau punya integritas yang tinggi, bersih, serta mempunyai pengetahuan yang luas. Sudah kurang lebih 2 tahun saya diajarnya, dan saya selalu menemukan pengetahuan baru ketika saya diajar oleh beliau.

Baca Juga: Wakepsek SMA 12 Bekasi Dicopot Gara-Gara Kasus Pemukulan Siswa 

Ketika beliau menjadi kesiswaan, seolah sekolah berubah 180°, aturan-aturan kembali ditegakkan, bahkan dengan cara paksaan. Pungli-pungli juga mulai diberantas habis, dan itu bisa terjadi karena jasa-jasa beliau.

 

Saya mohon, kembalikan Pak I kepada kami. Beliau memang bersalah karena sudah melakukan tindak kekerasan, tetapi, karena beliau sekolah ini menjadi lebih baik, menjadi lebih bersih, dan menjadi lebih berkarakter.

 

Selalu ada bintang lain di kegelapan malam - Pak I.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini