nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Klinik Aborsi Ilegal di Jakpus Raup Untung Rp5,5 Miliar

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Jum'at 14 Februari 2020 20:44 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 14 338 2168691 klinik-aborsi-ilegal-di-jakpus-raup-untung-rp5-5-miliar-migW2cWw7D.jpg Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengungkapkan, klinik aborsi ilegal di Paseban, Jakarta Pusat, meraup untung mencapai Rp5,5 miliar selama beroperasi 21 bulan. 

"Total selama 21 bulan, pengakuan (tersangka) hampir Rp5,5 miliar lebih keuntungan yang didapat," kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (14/2/2020). 

Ilustrasi

Menurut Yusri, biaya praktik aborsi itu berbeda-beda untuk tiap pasiennya. Di antaranya, Rp1 juta untuk menggugurkan janin usia sebulan. Kemudian, Rp4 sampai Rp15 juta untuk menggugurkan janin berusia di atas 4 bulan. 

"Tarif ada (untuk janin berusia) 1 bulan, 2 bulan, 3 bulan, dan seterusnya. (Janin berusia) sebulan (tarifnya) Rp1 juta, (janin berusia) 2 bulan (tarif) Rp2 juta, (janin berusia) 3 bulan (tarif) Rp3 juta, (janin berusia) di atas itu (di atas 3 bulan, tarifnya) Rp4-15 juta," papar Yusri.

Baca Juga: Polisi Tangkap 3 Pelaku Aborsi di Jakpus

Diketahui, praktik klinik aborsi ilegal di daerah Paseban, Jakarta Pusat terbongkar. Polisi mencokok tiga orang diduga sebagai pelakunya. Mereka adalah seorang dokter berinisial A, bidan berinisial RM, dan karyawan berinisial SI.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini