Share

Radiasi Radioaktif di Tangsel Bukan dari Reaktor Nuklir

Hambali, Okezone · Sabtu 15 Februari 2020 20:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 15 338 2169093 radiasi-radioaktif-di-tangsel-bukan-dari-reaktor-nuklir-aujhit7dg3.jpg Gegana menyisir lokasi paparan radioaktif di Serpong, Tangerang Selatan (Okezone.com/Heru)

TANGERANG SELATAN - Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) menyatakan paparan radiasi radioaktif di area depan Perumahan Batan Indah, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), bukan berasal dari reaktor nuklir. Radiasi itu berasal dari limbah.

"Kami ingin menegaskan bahwa ini berasal dari limbah radioaktif, bukan berasal dari reaktor nuklir. Ini dari limbah radioaktif," kata Sekretaris Utama Bapeten Hendriyanto Hadi Tjahyono kepada Okezone, Sabtu (15/2/2020).

Sumber material yang memancarkan radiasi itu sendiri berhasil diangkat dari dalam tanah berbentuk seperti butiran pasir besar. Bapeten, kata Hendriyanto, tengah menguji laboratorium material tersebut.

"Salah satunya memang mengandung Cesium," ujarnya.

 radioaktif

(Foto Okezone.com/Hambali)

Bapeten dan Batan kini berfokus pada upaya pembersihan area yang terkontaminasi paparan radioaktif. Termasuk kemungkinan dengan menebang pepohonan yang tumbuh di sekitar lokasi radiasi.

"Fokus kita 2 minggu ini untuk clean up di lokasi itu terlebih dahulu," tutur Hendriyanto.

Baca juga: Paparan Radiasi Radioaktif di Serpong 10 Kali Lipat dari Batas Normal

Bapeten belum bisa menyimpulkan bagaimana limbah radioaktif itu bisa tertanam di lokasi. Namun diprediksi, limbah radioaktif telah cukup lama berada di dalam tanah.

"Kalau melihat dari tanah-tanah yang tercemar, itu keliatannya sudah cukup lama. Kalau bulanan sih lewat, itu sudah ada kok setahunan," jelasnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini