Batan Pindahkan 87 Drum Berisi Tanah dan Vegetasi yang Diindikasi Terpapar Zat Radioaktif

Achmad Fardiansyah , Okezone · Senin 17 Februari 2020 06:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 17 338 2169476 batan-pindahkan-87-drum-berisi-tanah-dan-vegetasi-yang-diindikasi-terpapar-zat-radioaktif-05fJTCrH2G.jpg Personel dari unit Gegana Brimob sisir lokasi terpapar radiasi radioaktif di Perumahan Batan Indah, Setu, Tangsel. (Foto : Okezone.com/Heru Haryono)

TANGERANG SELATAN – Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) terus berupaya membersihkan area yang terpapar zat radioaktif di atas ambang batas di Perumahan Batan Indah, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan. Hingga kemarin, Batan telah memindahkan sebanyak 87 drum yang berisi tanah dan vegetasi yang diindikasikan terpapar radiasi zat radioaktif.

Kepala Biro Hukum, Humas, dan Kerja Sama Batan, Heru Umbara mengatakan, upaya clean up ini sudah dilakukan sejak 11 Februari 2020.

"Setelah berkoordinasi dengan Badan Pengawas Tenaga Nuklir dan warga penghuni Kompleks Perumahan BATAN Indah, kami mulai melakukan clean up untuk membersihkan lingkungan dari paparan radiasi," ujar Heru Umbara, dalam keterangan tertulis, Minggu (17/2/2020).

Proses clean up masih terus berlangsung. Dari proses clean up tersebut didapatkan 87 drum ukuran 100 liter tanah dan tanaman yang diindikasikan terpapar radioaktif.

Menurut Heru, pada 11 Februari sebanyak 5 drum, hari kedua (12/2) sebanyak 20 drum, hari ketiga (13/02) sebanyak 28 drum, dan hari keempat (16/2) sebanyak 34 drum. Semua drum tersebut saat ini disimpan di tempat penyimpanan sementara limbah radioaktif yang berada di Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) Batan, kawasan Puspiptek, Tangerang Selatan.

Gegana Brimob Sisir Perumahan Terpapar Radiasi Radioaktif di Tangsel

Pada hari keempat Minggu 16 Februari, proses clean up berlangsung hingga pukul 14.30 WIB dan dihentikan sementara karena turun hujan.  

Penghentian sementara proses clean up ini dikarenakan turunnya hujan yang akan menyulitkan pekerjaan Tim Clean Up yang terdiri atas sejumlah pekerja radiasi dan petugas proteksi radiasi terlatih. Proses clean up akan diteruskan hari ini mulai pukul 09.00 WIB. Pekerjaan ini akan terus diusahakan untuk segera selesai dan diharapkan menjadi normal kembali.

Setelah proses clean up dihentikan sementara, dilakukan pengukuran terhadap paparan radiasi di sekitar sumber tepatnya di jalan bersebalahan dengan area terpaparnya radiasi. Berdasarkan hasil pengukuran menunjukkan penurunan tingkat radiasi yang cukup signifikan. Karena itu, batasan perimeter yang dipasang oleh Detasemen KBR (Kimia Biologi Radioaktif) dipersempit.


Baca Juga : Pemilik Cesium 137 yang Paparkan Radiasi Radioaktif di Batan Indah Masih Misteri

Heru berharap, meskipun ada proses clean up, masyarakat dapat aktivitas seperti biasa.

"Masyarakat kami imbau untuk melakukan aktivitasnya seperti biasa. Kami akan terus berusaha agar proses clean up ini tidak mengganggu aktivitas para warga," tuturnya.


Baca Juga : Radiasi Radioaktif di Batan Indah Kejadian Pertama di Indonesia

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini