nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

2 Sekolah di Bekasi Dibobol Maling, Laptop dan Komputer Raib

Wisnu Yusep, Jurnalis · Senin 17 Februari 2020 22:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 17 338 2169985 2-sekolah-di-bekasi-dibobol-maling-laptop-dan-komputer-raib-LfnqWF7Qz7.png Sekolah di Bekasi dibobol maling (Foto: Okezone/Wisnu Yusep)

BEKASI - Dua Sekolah Dasar (SD) di Kota Bekasi, Jawa Barat dibobol maling. Sekolah yang dibobol yakni, SD Kayuringin Jaya 3 dan SDN Bintara 7, Kota Bekasi, Jawa Barat.

SD Kayuringin Jaya kehilangan satu unit laptop dan proyektor. Sedangkan, di SDN Bintara 7, dua buah laptop dan sebuah komputer raib digondol maling.

Kepala SD Kayuringin Jaya 3, Kota Bekasi, Siti Marsilah membenarkan bahwa sekolahnya dibobol maling.

"Total (kerugian) bisa Rp12 juta. Laptop itu isinya nilai siswa sama administrasi sekolah," ujar ketika ditemui di lokasi, Jalan Cendrawasih Raya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Senin (17/2/2020).

Baca Juga: Polisi Tangkap Debt Collector yang Buang Korbannya di Pinggir Tol

Peristiwa pembobolan sekolah itu terjadi pada Minggu 16 Februari pagi. Ketika itu, warga yang akan melaksanakan senam pagi tercengang dengan kondisi gagang pintu ruang guru terbuka.

"Setelah dicek, benar saja (ruangan guru) berantakan," katanya.

Kemudian, para warga yang hendak senam itu memanggil guru sekolah tersebut. Terlebih, rumah guru sekolah itu dekat dengan sekolah.

"Setelah memanggil guru, memang benar ada indikasi pembobolan," kata dia.

Sementara, Kepala SDN Bintara 7 Kota Bekasi, Jawa Barat Triyono menyebutkan, peristiwa pencurian komputer dan dua laptop di sekolahnya terjadi pada Kamis 13 Februari 2020.

Peristiwa kehilangan itu bermula, ketika petugas keamanan tiba di sekolah sekitar pukul 05.30 WIB. Petugas keamanan sekolah tersebut melihat sekolah ruang guru rusak.

Merasa curiga, petugas keamanan itu menelepon Triyono. "Dia (petugas keamanan) laporan, 'Pak, pintu sudah terbuka.' Terus semuanya lemari segala macam sudah terbuka. Pintu lemari dibongkar, laci-laci dibukain," kata Triyono.

Ilustrasi

Triyono langsung membuat laporan ke Polsek Bekasi Kota yang teregister di LP/109/BK/B/II/2020/sek Bks Kota tertanggal 13 Februari 2020. Polisi langsung memeriksa ruangan yang dibobol dengan mengerahkan anjing pelacak untuk mendapatkan bukti yang akurat.

"Dari situ kita tahu bahwa malingnya itu datang dari sawah loncat pagar," kata dia.

Baca Juga: SMK di Bali Dibobol Maling, Barang Berharga Puluhan Juta Rupiah Raib

Triyono mengatakan, kebetulan ada sawah di belakang sekolah. Diduga, maling tersebut masuk dari arah belakang.

"Pintu kelasnya dibongkar, kan ada terali ya, gemboknya itu rusak, pintunya terbuka, kemudian pintu dalamnya dibobol, ujungnya rusak," kata Triyono.

Triyono memperkirakan, pihaknya mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah. "Rp 21,5 juta," kata Triyono.

Sementara, Kasubag Humas Polres Metro Kota Bekasi Kompol Erna Ruswing mengatakan, pihaknya akan terlebih dulu mengecek informasi soal adanya aksi pencurian tersebut.

"Saya tanya (polsek) dulu ya," ujar Erna ketika dikonfirmasi.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini