nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rumahnya Dilempari Batu, Slamet Maarif: Aksi 212 Tetap Dilaksanakan

Wahyu Muntinanto, Jurnalis · Selasa 18 Februari 2020 19:39 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 18 338 2170506 rumahnya-dilempari-batu-slamet-maarif-aksi-212-tetap-dilaksanakan-yG4dXcVGAG.jpg Ketua PA 212, Slamet Maarif. (Foto: Okezone.com/Wahyu M)

DEPOK – Rumah Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif dilempari batu oleh orang tak dikenal (OTK) hari ini, Selasa (18/2/2020). Meski begitu, Slamet memastikan terror tersebut tak akan mempengaruhi penyelenggaran Aksi 212 pada Jumat 21 Febuari 2020.

Aksi itu menyoroti kasus dugaan suap PAW anggota DPR yang melibatkan eks caleg PDI Perjuangan (PDIP) Harun Masiku dan eks komisioner KPU Wahyu Setiawan. Nantinya mereka juga menyinggung kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya.

"Aksi akan terus berjalan, meski diteror dengan cara melempari rumah saya, teror semacam ini tidak membuat kami mundur," kata Slamet di depan rumahnya, Jalan Gatot Kaca, Harjamukti Cimanggis, Kota Depok.

Pelamparan batu terjadi sebanyak dua kali, pukul 03.10 WIB dan pukul 05.00 WIB dini hari. "Saya buat laporan polisi (LP) ke Polres Metro Depok untuk ditindaklanjuti, dan sebelum kejadian juga tidak ada teror melalui telefon, SMS ataupun pesan elektronik WhatsApp," ucapnya.

(Foto: Wahyu M/Okezone)

Berdasarkan keterangan saksi yang melihat kejadian, pelaku berjumlah dua orang menggunakan sepeda motor berwarna putih. Pelemparan pertama Slamet masih berada di dalam rumah, namun dia tidak menyadari adanya terror. Ketika akan berangkat ke masjid untuk menunaikan Salat Subuh, Slamet baru mengetahui kaca jendela rumahnya sudah rusak.

Baca juga: Dilempari Batu, Rumah Ketua PA 212 Slamet Maarif Tak Dipasang Garis Polisi

Usai menunaikan Salat Subuh, Slamet kembali terkejut karena rumahnya kembali menjadi sasaran lemparan batu oleh pelaku."Pulang dari masjid terus Pak Ustad kaget rumahnya kembali dilempar batu. Kena pintu, dan tidak rusak parah seperti jendela," kata Atim, tetangga korban.

(Foto: Wahyu M/Okezone)

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Harjamukti, Bripka Agus Winangun membenarkan teror ini.

"Jendela yang rusak sudah diperbaiki dan rumah Ustad Slamet juga tidak dipasang garis polisi. Tadi Kasat Reskrim Polres Depok dan Kanit Reskrim Polsek Cimanggis juga datang, tapi sudah pergi lagi," ujarnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini