Debt Collector dan Ojol Bentrok di Rawamangun, 3 Orang Ditetapkan Tersangka

Sindonews, Sindonews · Rabu 19 Februari 2020 14:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 19 338 2170838 debt-collector-dan-ojol-bentrok-di-rawamangun-3-orang-ditetapkan-tersangka-ISiyIPH8vX.jpg Ilustrasi (Dok Okezone)

JAKARTADebt collector dan pengemudi ojek online bentrok di Jalan Pemuda, Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur, pada Selasa 18 Februari 2020 sore. Dari kejadian tersebut, polisi menetapkan 3 orang tersangka.

"Sementara kita tetapkan tersangka tiga orang," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Hery Purnomo, Rabu (19/2/2020) pagi.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Arie Ardian mengatakan, ada 12 debt collector yang terlibat bentrok tersebut. Hingga saat ini, pihaknya baru mengamankan beberapa orang terkait insiden tersebut.

"Kemarin sudah dicek ke TKP. Tapi, rekanan lainnya sedang tidak ada di sana," ucap Arie.

Ia menegaskan, apa yang dilakukan para penagih utang itu sudah menyalahi hukum. Karena itu, jika terbukti melanggar ketentuan polisi akan menindak tegas para penagih utang yang kerap bertindak seenaknya kepada masyarakat.

"Kami akan proses hukum. Tidak ada penarikan kendaraan di luar ketentuan hukum, ada tata caranya, ada aturan mainnya. Kami tindak tegas kalau memang ada lagi kejadian seperti ini," ucapnya.

Arie memastikan pihaknya akan terus mendalami kasus ini. Bahkan polisi sudah menyita beberapa unit sepeda motor dari tempat penyimpanan tak jauh dari lokasi keributan.

"Sekitar 3-4 motor kami amankan, itu tempat penyimpanan motor dari debt collector. Sementara kami dalami apakah motor itu lengkap dokumennya atau tidak," tututr Arie.

Sebagaimana diketahui, bentrokan terjadi antara pengemudi ojek online dengan debt collector di Jalan Pemuda, Pulogadung, Rawamangung, Jakarta Timur, Selasa (18/2/2020) sore. Penyebab bentrokan dipicu karena adanya seorang pengemudi ojek online perempuan yang diberhentikan secara paksa.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini