nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pembunuh Kucing di Bekasi Hanya Dikenakan Wajib Lapor

Wisnu Yusep, Jurnalis · Kamis 20 Februari 2020 03:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 20 338 2171190 pembunuh-kucing-di-bekasi-hanya-dikenakan-wajib-lapor-Co2SNPWaDO.JPG Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

BEKASI - Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, pembunuh kucing di Bekasi berinisial RH tidak ditahan lantaran kasusnya termasuk kategori tindak pidana ringan alias tipiring.

Sebagai gantinya, pelaku hanya wajib lapor setiap hari hingga berkas pemeriksaan kasus penganiyaan hewan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Bekasi.

"Iya (tidak ditahan), wajib lapor sampai berkas dilimpahkan ke PN Bekasi hingga naik sidang," kata Kasatreskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Arman saat dikonfirmasi wartawan, Rabu 19 Februari 2020.

Adapun proses pelimpahan berkas hingga kini masih dalam proses, polisi sudah melakukan pemeriksaan baik dari tersangka, pemilik kucing hingga pelapor. "Proses (pelimpahan berkas) sampai dua minggu, ini masuk tipiring," kata dia.

Baca juga: Viral Aksi Keji Pria di Bekasi Bunuh Seekor Kucing

Diketahui, pelaku penganiaya kucing berinisial RH ditetapkan sebagai tersangka usai laporan yang dilayangkan organisasi pecinta hewan Animal Defenders Indonesia.

Pihak kepolisian dari Polres Metro Bekasi Kota telah melakukan pemeriksaan terhadap tersangka. Dia dikenakan Pasal 302 tentang Penganiayaan Hewan dengan ancaman hukuman tiga bulan kurungan penjara.

Baca juga: Polisi Tangkap Pria Pembunuh Kucing di Bekasi

Aksi pemukulan kucing hingga mati itu sebelumnya sempat viral media sosial. Video rekaman CCTV disebar di akun media sosial Facebook Ichanisaidina, pada 15 Februari 2020 lalu dan mendapat banyak tanggapan dari warganet.

Ketua dan pendiri Animal Defenders Indonesia Doni Herdaru Tona menambahkan, kucing malang itu rupanya peliharaan seorang warga sekitar. Pemilik kucing, kata dia, takut untuk melaporkan aksi penganiayaan hewan itu ke pihak berwajib.

"Tapi pemiliknya enggak mau lapor, tapi kami melapor ke polisi soal kasus ini," kata dia.

Dia berharap, melalui penegakan hukum, oknum penganiayaan terhadap hewan dapat berkurang dan memberikan efek jera.

"Semoga ada efek jera dan tidak ada lagi orang yang melakukan kekerasan atau penganiayaan terhadap hewan," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini