Lemkapi: Jerat Geng Motor dengan Hukuman Berat!

Puteranegara Batubara, Okezone · Kamis 20 Februari 2020 09:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 20 338 2171218 lemkapi-jerat-geng-motor-dengan-hukuman-berat-8dDhtZQLQg.JPG Direktur Eksekutif Lemkapi, Edi Saputra Hasibuan (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Polisi didesak menindak tegas anggota geng motor Malehoy 913, yang telah menewaskan seorang pemuda bernama Alfi di Jalan Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

"Pelaku geng motor jerat dengan hukuman yang berat," kata Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi), Edi Saputra Hasibuan kepada Okezone di Jakarta, Kamis (20/2/2020).

Menurut Edi, polisi harus bisa mendeteksi geng motor lainnya yang berbahaya bagi keselamatan masyarakat. Pasalnya, hal itu bisa mengganggu kamtibmas apabila dibiarkan.

"Kami minta Polri berikan respons cepat untuk menindaklanjuti keresahan masyarakat," ujar Edi.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Heru Novianto mengatakan, tiga dari tujuh orang pelaku merupakan anak di bawah umur yang diamankan di Jalan Murday, Cempaka Putih, kemarin malam. Anggota geng motor Malehoy yang menyerang geng motor Apran Depok diketahui berinisial RM, AN, O, AY, AS, DJ, dan SP.

Geng Motor Malehoy

"Geng ini bermain di dua tempat yakni di Jalan Pramuka dan Jalan Cempaka Putih Barat," kata Heru.

Heru menuturkan, Geng Malehoy 913 ini didominasi anak baru gede, komplotan ini terbilang sangat brutal. Pasalnya, jika melihat rombongan motor baik sesama geng maupun warga, mereka bakal menyerang tanpa ada rasa iba.

"Mereka memang mencari musuh kalau ada disikat sama mereka, mereka ini asal aja, memang meresahkan masyarakat," sambungnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini