nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terkait Wagub DKI, Sikap Demokrat Tunggu Arahan SBY

Fadel Prayoga, Jurnalis · Kamis 20 Februari 2020 09:51 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 20 338 2171287 terkait-wagub-dki-sikap-demokrat-tunggu-arahan-sby-NInYr804L0.jpg Ilustrasi calon wakil gubernur DKI Jakarta. (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA – Penasihat Fraksi Partai Demokrat DPRD DKI Jakarta, Misan Samsuri, mengatakan pihaknya belum bisa menentukan sikap terkait calon wakil gubernur yang akan dipilih menjadi pendamping Gubernur Anies Rasyid Baswedan. Pasalnya hingga kini belum ada arahan dari Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait hal tersebut.

Sejauh ini DPRD DKI Jakarta telah memegang dua nama cawagub. Masing-masing adalah Ahmad Riza Patria yang diusung Partai Gerindra dan Nurmansjah Lubis yang diajukan PKS.

Baca juga: Tata Tertib Disahkan, Anies Harap Pemilihan Wagub Berjalan Cepat 

"Keputusannya di DPP. Kita kan ada majelis tinggi. Nanti dimusyawarahkan," ujarnya di DPRD DKI Jakarta, Kamis (20/2/2020).

Ia mengatakan, memilih di antara dua nama tersebut merupakan keputusan politik, sehingga harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan jajaran petinggi partai.

"Karena ini kan keputusan politik. DPP akan menentukan pilihannya ke mana," jelasnya.

Dirinya menyatakan bakal memanggil dua calon pengisi kursi DKI-2 tersebut ke DPD Partai Demokrat DKI Jakarta. Tujuannya untuk mendalami visi-misi mereka terkait rencana pembangunan Ibu Kota ke depannya. Namun, jelas Misan, belum bisa dipastikan waktu pemanggilannya.

"Kita juga akan panggil dua calon untuk kita tanyakan misinya apa tentang pembangunan Jakarta ke depan," ujarnya.

Baca juga: Pemilihan Wagub DKI Sebaiknya Digelar Terbuka agar Transparan 

Sebelumnya DPRD DKI Jakarta telah selesai membahas tata tertib pemilihan wakil gubernur DKI Jakarta. Aturan itu dimasukan ke tatib DPRD DKI periode 2019–2024.

Pengesahan tata tertib dilakukan pada Rabu 19 Februari 2020 dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi. Ia menyatakan tatib DPRD DKI resmi dijadikan peraturan.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini