nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Firasat Keluarga Sebelum 4 Korban Tewas Tertimpa Tembok di Bogor

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis · Kamis 20 Februari 2020 18:43 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 20 338 2171665 firasat-keluarga-sebelum-4-korban-tewas-tertimpa-tembok-di-bogor-wGpidzPVFG.jpg Tembok rumah di Bogor roboh dan menewaskan satu keluarga (Foto: Okezone/Putra R)

BOGOR - Suasana duka mendalam masih dirasakan keluarga korban meninggal dunia akibat tertimpa tembok kamar yang roboh di Kampung Cibolang, Desa Banjarwangi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Musibah tersebut menewaskan empat orang sekaligus yakni, pasangan suami istri Abas Abdul Latip (45), Ela Latipah (35) beserta dua orang anaknya yang masih kecil Esa (6) dan Evan (4).

Adik kandung Abas, Nurhayanti masih tidak menyangka bahwa sang kakak beserta keluarganya meninggal dunia dalam kejadian itu. Terlebih, kondisi Ela diketahui sedang hamil dua bulan.

"Iya, dia (Ela) sedang hamil dua bulan," kata Nurhayanti, sambil terisak saat berbincang dengan Okezone di lokasi kejadian, Kamis (20/2/2020).

Baca Juga: Satu Keluarga di Bogor Tewas Tertimpa Tembok Rumah yang Roboh

Ia mengaku sempat menaruh firasat sebelum persitiwa nahas tersebut terjadi. Hingga akhirnya, Nurhayanti mendapat kabar bahwa kakaknya itu meninggal dunia tertimpa tembok kamar rumahnya.

"Ada sih firasat, kemarin saya masak nasi tapi kok matang-matang padahal airnya sudah habis. Mudah-mudaTembok rumah di Bogor roboh Foto: Putra Rhan enggak ada kejadian apa-apa, terus tadi pagi dapat kabar ini (tertimpa tembok)," ungkapnya.

Hal senada juga dikatakan sang nenek, Amah, yang mengaku sempat berkumpul dengan korban beberapa jam sebelum kejadian. Malam itu, cucunya Evan tidak biasa mengenakan baju bagus.

"Si Evan semalam itu dandan terus, pakai baju bagus warna kuning. Umi bilang mau ke mana Evan? kata dia enggak ke mana-mana, terus umi jawab lagi pakau baju kuning kayak orang meninggal," ucap Amah.

Baca Juga: Longsor, Jalan Penghubung Desa di Kendal Terputus 

Tidak hanya itu, lanjut Amah, Evan yang biasa tidur dengannya malam tadi memilih tidur dengan orangtuanya. Hingga pagi harinya, ia mendapat mereka meninggal dunia tertimpa tembok.

"Biasanya teh tidur sama umi, umi bilang hayu tidur kata Evan enggak ah, mau tidur sama ayah aja tumbenan dia begitu. Terus umi pagi dibangunin, lihat mereka sudah begitu (meninggal)," tuturnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini