nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Kantongi Identitas Pembacok Siswa SMK hingga Tewas di Bekasi

Wisnu Yusep, Jurnalis · Jum'at 21 Februari 2020 01:31 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 20 338 2171792 polisi-kantongi-identitas-pembacok-siswa-smk-hingga-tewas-di-bekasi-Vr5YhgozQC.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

BEKASI - Polres Metro Bekasi, Jawa Barat sudah mengantongi identitas pelaku pembacokan terhadap korban Nur Sidik (17), yang terkapar setelah disabet senjata tajam di bagian dada saat tawuran antarpelajar.

Tawuran itu terjadi di Jalan Kalimalang, Kampung Cimalayan, Desa Pasir Tanjung, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Rabu 19 Februari 2020.

Atas insiden itu, satu pelajar tewas akibat sabetan di bawah dada sebelah kiri. Polres Metro Bekasi langsung bergerak cepat dan berhasil mengidentifikasi pelaku pembacokan terhadap pelaku.

Baca juga: Polisi Buru Pembacok Siswa SMK di Bekasi

"Kita sudah identifikasi pelaku yang melakukan pembacokan," kata Kepolres Metro Bekasi, Kombes Pol Hendra Gunawan saat dikonfirmasi wartawan, Kamis 20 Februari 2020.

Hendra mengatakan, pelaku pembacokan masih sesama pelajar. Sehingga, pelaku saat ini sedang dalam upaya penangkapan oleh jajaran Polres Metro Bekasi.

"Pelakunya masih status pelajar, lagi akan ditangkap petugas," tuturnya.

Baca juga: Tawuran Antar-Pelajar di Bekasi, 1 Orang Tewas Dibacok

Diketahui, tawuran antarpelajar tersebut menyebabkan Nur Sidik (17) tewas, setelah senjata tajam pelaku menghujam bagian dada bawah korban.

Peristiwa itu bermula saat kawanan pelajar berkumpul sekitar 20 orang lebih di Gapura Kantor Desa Pasir Ranji. Sekitar pukul 20.00 WIB, mereka berangkat menuju Jalan Kalimalang Jembatan Kali Cibeet.

Setelah beberapa saat kemudian mereka bergerak menggunakan sepeda motor secara berboncengan melewati Jalan Loji, Karawang Barat. Kemudian berhenti di jembatan Kali Cibeet, Karawang pada pukul 22.00 WIB.

Selanjutnya, para pelajar itu bergerak ke pintu air Kampung Cilapayan, Desa Pasir Ranji, Kecamatan Cikarang Pusat. Tak lama kemudian anak-anak SMK Dewantara datang.

"Terjadilah tawuran. Akibat kejadian tersebut korban meninggal dunia dengan luka bacok selebar lima sentimeter pada dada bawah sebelah kiri," kata Kapolres.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini