nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Banjir Rendam Perumahan Pulomas, Warga Mengungsi

Wisnu Yusep, Jurnalis · Minggu 23 Februari 2020 17:25 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 23 338 2172909 banjir-rendam-perumahan-pulomas-warga-mengungsi-561lXlE7Pa.jpg Banjir rendam permukiman di Rawajati, Pancoran, Jaksel, pada Kamis (20/2/2020). (Foto : Ist)

JAKARTA – Hujan yang terjadi sejak Sabtu 22 Februari 2020 hingga Minggu 23 Februari 2020 dini hari menyebabkan sejumlah titik di Jakarta Timur tergenang air.

Salah satu titik banjir adalah Perumahan Pulomas, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur. Ketinggian air diperkirakan mencapai satu meter.

"Debit air sudah naik sejak pukul 02.00 WIB. Tapi air mencapai setinggi paha orang dewasa sekitar jam 06.30 WIB," kata warga setempat, Yudi (41) di lokasi banjir pada Minggu (23/2/2020).

Biasanya, kata dia, banjir hanya menerjang bagian depan rumah. Namun, banjir kali ini hingga masuk ke rumah.

Berdasarkan pengamatan Okezone di lokasi, rata-rata bangunan rumah memiliki dua lantai. Para warga banyak terlihat mengungsi ke lantai atas rumah.

Sementara itu, ada pula warga memilih mengungsi ke rumah saudara maupun kolega. Seperti Suritno, ia lebih memilih mengungsi karena aliran listrik padam.

"Kita akhirnya ngungsi juga sebab listrik padam," kata dia kepada wartawan.

Ia mengungkapkan, stok makanan di rumahnya sudah menipis, sehingga dia lebih memilih mengungsi ketimbang bertahan di rumahnya.

"Susah nyari makan, harus ke luar rumah," ujar pria berusia 52 tahun itu.

ilustrasi (Dok Okezone)

Terlihat sejumlah warga dievakuasi. Mereka ada yang menggunakan perahu karet maupun menggunakan rangkaian kayu yang diikat melalui jeriken.

Mereka diungsikan ke lokasi aman untuk menunggu situasi air surut. "Kelihatannya sudah mulai surut sebab sudah melewati top level," kata dia.

Dia menduga, banjir kali ini karena kondisi saluran air yang kurang optimal. Pihaknya juga sudah mengadukan hal tersebut ke tingkat RW.


Baca Juga : Kebanjiran, Manajemen RSCM : Ini Baru Pertama Kali Terjadi

"Sudah dilaporkan juga ke pengurus RW dan kelurahan kalau saluran perlu dinormalisasi," katanya.


Baca Juga : Jalan Raya Pejuang Kota Bekasi Banjir, Banyak Kendaraan Mogok

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini