nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Diimingi Uang, 5 Bocah Laki-Laki Dilecehkan Marbot di Depok

Wahyu Muntinanto, Jurnalis · Senin 24 Februari 2020 01:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 24 338 2172988 diimingi-uang-5-bocah-laki-laki-dilecehkan-marbot-di-depok-iGII4EexRH.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

DEPOK - Sebanyak lima bocah laki-laki dilecehkan seorang pria paruh baya berinisial KA di sebuah rumah ibadah di wilayah Sawangan, Depok, Jawa Barat. Aksi bejat pria berusia 65 tahun ini diketahui setelah salah satu korban mengadu ke salah satu anggota keluarga.

"Benar unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Depok menangkap pria paruh baya karena melakukan tindakan cabul kepada anak-anak di wilayah hukum Kota Depok," kata Kapolres Metro Depok Kombes Azis Andriansyah, Minggu (23/2/2020).

Baca Juga: Ayah Tiri di Bengkulu Tega Cabuli Anaknya Selama 9 Bulan 

Setelah ditangkap, tidak jauh dari lokasi tindak pencabulan, penyidik PPA Polres Metro Depok menetapkan status tersangka kepada pelaku. Di hadapan anggota penyidik, tersangka yang merupakan seorang penjaga rumah ibadah masjid atau biasa disebut marbot mengakui perbuatan asusila kepada bocah berinisial AK (9), MR (10), MD (9), RA (10) dan MI (9).

"Saat ini, masih dalam penyidikan guna mengembangkan kasus ini, apakah ada korban lain atau tidak. Kami imbau kepada keluarga jika ada anaknya yang menjadi segera melapor ke Polres Depok atau Polsek," ujarnya.

 Ilustrasi

Untuk memuluskan aksinya, bocah yang menjadi calon mangsanya selalu diperdayai oleh tersangka KA dengan iming- iming sejumlah uang. "Pengakuan sementara tersangka korban diiming-imingi uang Rp5.000 hingga Rp10.000 setelah itu mereka diminta mengikuti kemauan tersangka," katanya.

Selain pengakuan tersangka, barang bukti hasil visum korban serta keterangan pelapor, korban dan saksi menguatkan tersangka untuk dijerat Pasal 82 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak

"Setiap orang yang dengan sengaja melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan, memaksa, melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan, atau membujuk anak untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul, dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan paling singkat 3 (tiga) tahun dan denda paling banyak Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah)," ucap Azis.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini