Banjir Jakarta, 35 RW Terendam dan 2.393 Jiwa Mengungsi

Fadel Prayoga, Okezone · Senin 24 Februari 2020 09:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 24 338 2173065 banjir-jakarta-35-rw-terendam-dan-2-393-jiwa-mengungsi-Wr21mc7Hmz.JPG ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

JAKARTA - Hujan yang mengguyur wilayah Jakarta pada Minggu 23 Februari 2020 dini hari mengakibatkan ketinggian air Kali Ciliwung, Sunter dan Mati meluap. Akibatnya, beberapa wilayah di Ibu Kota hingga hari ini masih terendam banjir.

Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, M Insaf mencatat ada sekira 35 RW di Jakarta yang tergenang air. Data itu berdasarkan catatan pihaknya hingga pukul 06.00 WIB.

"35 RW masih tergenang dari total 2.638 RW di Jakarta," ujarnya kepada wartawan, Senin (25/2/2020).

Ia menjelaskan, daerah Jakarta Utara menjadi wilayah yang terdampak banjir paling banyak, yaitu 26 RW dengan ketinggian banjir 10 hingga 100 cm. Lalu, terhitung ada 1.807 jiwa dari 533 KK yang mengungsi.

Selanjutnya, Jakarta Timur ada 9 RW yang masih terendam banjir dengan jumlah pengungsi sebanyak 471 jiwa dari 121 KK. Ketinggian air di sana berkisar 10 hingga 100 cm. Sementara di Jakarta Barat, Selatan dan Pusat terpantau sudah tidak ada lagi genangan air.

Banjir

"Tapi di Jakarta Barat dan Pusat masih ada yang mengungsi dengan total 115 pengungsi," ujar Insaf.

Saat ini, lanjut dia, pihaknya sedang berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air (DSAD) DKI Jakarta dan Petugas Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) untuk menghilangkan genangan dari lokasi.

"Barang-barang yang dibutuhkan pengungsi saat ini adalah matras, selimut, air mineral, nasi boks, pampers, pembalut, mie instan, beras dan daster," tandasnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini