nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Langkah yang Perlu Dilakukan Anggota Keluarga jika Banjir Melanda

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Senin 24 Februari 2020 13:53 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 24 338 2173229 langkah-yang-perlu-dilakukan-anggota-keluarga-jika-banjir-melanda-PlDq86tyKN.jpg Ilustrasi banjir. (Foto: Dok Okezone/Arif Julianto)

JAKARTA – Sejumlah daerah di Indonesia belakangan ini dilanda banjir. Salah satunya dampak dari perubahan cuaca yang cukup ekstrem.

Berbagai langkah pun patut dilakukan agar musibah banjir tersebut tidak sampai menimbulkan hal terburuk, terutama di lingkungan terdekat yakni keluarga.

Berikut ini upaya di tingkat keluarga yang dapat dilakukan untuk mencegah risiko dampak banjir, seperti dikutip dari situs resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Senin (24/2/2020).

- Pastikan gas, instalasi listrik, dan dokumen penting dalam kondisi aman.

- Siapkan tas siaga bencana untuk 3x24 jam.

- Pastikan jalur evakuasi keluar rumah tidak terhalang perabot rumah tangga.

Banjir. (Foto: Dok Okezone/Arif Julianto)

Sementara beberapa langkah ini dapat dilakukan jika air banjir mulai naik:

- Matikan semua jaringan listrik, cabut alat-alat yang masih tersambung dengan listrik. Jangan menyentuh peralatan yang bermuatan listrik apabila berdiri di atas atau dalam air.

- Jika ada perintah evakuasi dan harus meninggalkan rumah, jangan berjalan di arus air. Sebab berjalan di arus air bisa mengakibatkan jatuh.

- Apabila harus berjalan di arus air, berjalan pada pijakan yang tidak bergerak. Gunakan tongkat atau sejenisnya untuk mengecek kepadatan tempat berpijak.

- Mendampingi anggota keluarga yang rentan; seperti ibu hamil, manula, berkebutuhan khusus; ke tempat aman yang diarahkan oleh RT/RW atau petugas terkait sebagai langkah awal sebelum air banjir meningkat.

- Jangan mengemudikan mobil di wilayah banjir dengan ketinggian air yang berisiko. Apabila air mulai naik, tinggalkan mobil dan keluar ke tempat yang lebih tinggi. Jika hal ini tidak dilakukan, penumpang dan kendaraan bisa tersapu arus banjir.

- Waspada saluran atau tempat melintasnya air yang kemungkinan dilalui arus deras karena sering banjir bandang tiba tanpa peringatan.

- Informasi dan dukungan penanggulangan bencana dapat menghubungi pusat informasi BNPB di nomor telepon 021 51010 112, Basarnas 115, atau BPBD DKI Jakarta 112.

Banjir. (Foto: Dok Okezone/Arif Julianto)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini