Clean Up di Perum Batan Indah Berlanjut, Area Radiasi Dibuat Griding dan Coring

Hambali, Okezone · Senin 24 Februari 2020 14:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 24 338 2173248 clean-up-di-perum-batan-indah-berlanjut-area-radiasi-dibuat-griding-dan-coring-Zk5Lv8bBpz.JPG Kabiro Hukum, Humas dan Kerjasama BATAN, Heru Umbara (Foto: Okezone.com/Hambali)

TANGSEL - Proses clean up atau pembersihan di area paparan radiasi radioaktif di Perumahan Batan Indah, Setu, Tangerang Selatan (Tangsel), kembali dilanjutkan pada Senin (24/2/2020). Kali ini, petugas gabungan membuat griding atau petak-petak dan coring atau pengeboran di area terpapar.

Kepala Biro Hukum, Humas, dan Kerja Sama, Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Heru Umbara mengatakan, evaluasi ini selain untuk melihat perkembangan kegiatan clean up juga bertujuan membuat rencana clean up lanjutan.

"Kegiatan clean up hari Sabtu dan Minggu sementara dihentikan untuk kami evaluasi perkembangannya. Selain itu, dari evaluasi ini kami jadikan sebagai acuan untuk mendapatkan langkah efektif dalam melakukan kegiatan clean up berikutnya," kata Heru kepada wartawan di lokasi.

Berbagai upaya yang akan diterapkan pada clean up lanjutan ini diawali dengan meratakan tanah, kemudian dilanjutkan dengan membuat griding. Sementara area yang diratakan berukuran 9x12 meter persegi.

"Griding ini dibuat untuk memudahkan dalam pemetaan khususnya dalam mengambil sisa tanah yang masih akan diambil. Dari sampel tanah yang diambil tersebut, kita dapat mengetahui sisa paparan radiasi di tanah pada kedalaman tertentu," jelas Heru.

TKP radiasi radioaktif di Tangsel

Nantinya, setelah ditentukan griding maka dilanjutkan dengan pengerjaan coring untuk mengambil sampel tanah di titik hot spot dalam garis pembatas. Upaya itu dilakukan untuk efektivitas dalam melakukan proses clean up berikutnya.

Hingga pagi ini, total sudah 337 drum berisi material dan vegetasi yang diangkut dari Batan Indah menuju pusat teknologi limbah radioaktif Batan. Terakhir tingkat paparan radiasi telah menurun hingga 90 persen, menjadi 5 hingga 7 mikro sivert per jam.

"Kepada warga di lingkungan perumahan Batan Indah untuk melakukan aktivitas sehari-hari seperti biasa. Tidak perlu khawatir, yang penting tidak melewati garis kuning yang dipasang," tukasnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini