Banjir Jakarta, Riza Patria: Bukan Hanya Tanggung Jawab Kepala Daerah

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Rabu 26 Februari 2020 17:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 26 338 2174522 banjir-jakarta-riza-patria-bukan-hanya-tanggung-jawab-kepala-daerah-tiLPbf5ltO.jpg Ahmad Riza Patria (Foto: Okezone)

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi V DPR RI yang juga Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan, persoalan banjir di Ibu Kota bukanlah tanggung jawab kepala daerah saja. Namun, juga tanggung jawab dari semua pihak.

"Masalah banjir bukan tanggung jawab kepala daerah. Tapi tanggung jawab kita semua, pemerintah pusat, warga, semua stakeholders terkait," kata Riza di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Sebab itulah, menurut Riza, banjir adalah permasalahan bersama. Alangkah baiknya diselesaikan secara bersama-sama.

"Jadi, masalah banjir ini di Jakarta memang bukan masalah mudah. Ini masalah besar, kompleks, penanganannya membutuhkan waktu, tahapan dan kesabaran serta kepedulian kita semua," ujarnya.

Baca Juga: Anies, Ridwan Kamil, dan Wahidin Halim Absen, DPR Tunda Rapat Bahas Banjir

Selain itu, Riza meyakini Gubernur DKI Anies Baswedan sudah memahami langkah apa saja yang harus dilakukan menangani banjir.

Banjir Jakarta

Ia meyakini Anies sudah optimal melakukan berbagai upaya mengantisipasi banjir. Namun, memang penanganan banjir tidak instan dan perlu proses bertahun-tahun.

"Tentu Pak Anies sudah memahami langkah-langkah. Apalagi, kita juga punya master plan di tingkat nasional dan daerah terkait menangani masalah banjir sampai dengan rehabilitasi dan sebagainya hingga pascabanjir," tutur Riza.

Seperti diketahui, hujan yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sempat mengakibatkan Kompleks Istana Kepresidenan di Gambir, Jakarta Pusat, tergenang banjir, pada Selasa 25 Februari 2020. Namun, langsung ditangani hingga surut.

Tak hanya itu, perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) dengan sejumlah tujuan mengalami gangguan akibat banjir yang merendam perlintasan kereta di Jakarta dan sekitarnya.

Selanjutnya, banjir yang merendam permukiman warga di RW 04 Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur merenggut dua korban jiwa. Kedua warga meninggal dunia akibat tersengat arus listrik.

Baca Juga: Gerindra Sayangkan Anies Absen saat Rapat Soal Banjir

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini