nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tanggul Sungai di Bekasi Jebol, 150 KK Mengungsi

Wisnu Yusep, Jurnalis · Rabu 26 Februari 2020 21:07 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 26 338 2174674 tanggul-sungai-di-bekasi-jebol-150-kk-mengungsi-lsNvPvc3QL.jpg Banjir yang menerjang kawasan Bekasi. (Foto : BPBD Kota Bekasi)

BEKASI – Tanggul di Sungai Bungin, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, yang jebol memaksa 150 kepala keluarga (KK) mengungsi.

"Ada sekitar 150 KK yang terdampak sehingga mereka harus mengungsi," kata Kapolres Metro Bekasi, Kombes Hendra Gunawan dalam keterangannya, Rabu (26/2/2020).

Beruntung, kata dia, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pihaknya, lanjut dia, sejauh ini telah mendirikan posko-posko untuk pengungsi warga yang terdampak.

"Posko menyediakan layanan kesehatan dan dapur umum untuk konsumsi bagi warga terdampak banjir," ujarnya.

Posko-posko tersebut disertai pelayanan kesehatan oleh Tim Dokkes Polrestro Bekasi serta dapur umum.

Banjir di Bekasi. (Ist)

Pihaknya, lanjut Hendra, juga telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk segera melakukan tindakan pertama memperbaiki tanggul yang rusak dengan cara menempatkan 'geobag' di tanggul yang rusak sebanyak 150 unit.

Terlebih, kata Hendra, tanggul jebol yang terjadi di Sungai Citarum itu sekira pukul 02.00 WIB dan menyebabkan tumpahan air ke pemukiman warga.

"Iya (saat warga tidur-red) tapi kan enggak lebar sekitar 3,5 meter jebolnya," katanya.


Baca Juga : Banjir Gara-Gara Tanggul Sungai Citarum Jebol, Ratusan Warga Muaragembong Dievakuasi

Luapan air sungai tersebut pun menyebabkan sejumlah akses jalan putus dan sawah milik warga ikut terendam. "Air itu mengalir ke sawah, sehingga genangan airnya itu pun tidak radius airnya sekarang itu 500 meter karena luas penampangnya luas sehingga airnya tidak terlalu tinggi," kata dia.


Baca Juga : BPBD Kota Bekasi Catat 4 Warga Tewas Akibat Banjir dan Longsor

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini