Polemik Revitalisasi TIM, DPRD DKI Minta Anies Perbaiki Komunikasi dengan Seniman

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Kamis 27 Februari 2020 15:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 27 338 2175005 polemik-revitalisasi-tim-dprd-dki-minta-anies-perbaiki-komunikasi-dengan-seniman-MBE1G7Dccz.jpg Ketua DPRD DKI Edi Prasetyo Edi Marsudi Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi X DPR RI (Foto: Okezone/Harits Tryan)

JAKARTA - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjalin komunikasi dengan para seniman terkait revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM). Ia menilai, sejauh ini, proses revitalisasi tak berjalan baik karena ada persoalan dalam komunikasi.

"Kenapa kok menjadi bergerak ini seniman?" kata Prasetyo saat rapat dengan Komisi X DPR terkait revitalisasi TIM di ruang rapat Komisi X DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/2/2020).

Baca Juga: Saat Pimpinan Komisi X DPR Panggil Anies dengan Sebutan 'Mas Menteri'

Dia menekankan, DPRD bakal mendukung apa pun yang akan dilakukan Anies dalam menyelesaikan polemik revitalisasi TIM dengan para seniman. Di mana, para seniman menolak proyek tersebut.

Meski, Prasetyo tak percaya dengan pernyataan Anies, jika nantinya Pemprov DKI tidak akan mencari keuntungan atau mengomersilkan kawasan TIM usai direvitalisasi bertaraf internasional.

"Ada pusat kesenian bertaraf internasional saya sepakat pak untuk pemasukan kita kok. Kalau dibilang enggak ada keuntungan disitu bohong lah pak. Wong internasional pasti ada keuntungan mengundang orang, nah ini saya minta di dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi X ini kita minta terbuka," kata Prasetyo.

Anies Baswedan

Baca Juga: Di Hadapan DPR, Anies Tegaskan Tak Akan Komersilkan Kawasan TIM

Melalui momen Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi X DPR itu, Politikus PDIP ini berharap Anies mengelola betul-betul anggaran yang diberikan untuk revitalisasi. Kata Prasetyo, DPRD tak ada pernah menghambat.

"Ini kan enak jalannya, tapi enggak tahu di lingkaran Pak Gubernur itu apa saya enggak mengerti ini. Apa ada tim bayangan-bayangan atau apa saya enggak ngerti. Saya lihat saya enggak mau kecolongan," kata Prasetyo.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini