Zikria Dzatil Berharap Tidak Ada Lagi Kasus Kurang Bijak Gunakan Medsos

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Jum'at 28 Februari 2020 02:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 28 338 2175311 zikria-dzatil-berharap-tidak-ada-lagi-kasus-kurang-bijak-gunakan-medsos-YsulHIizNn.jpg Zikria Dzatil ketika ditahan Polda Jawa Timur. (Foto: Dok Okezone/Syaiful Islam)

BOGOR – Kasus pelanggaran terkait Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang sempat menjerat ibu rumah tangga asal Kota Bogor, Zikria Dzatil, karena menghina Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma), menjadi pelajaran yang sangat berharga untuknya.

Kasus itu pun membuatnya tersadar betapa bahaya bermain media sosial jika tidak bijak dalam menggunakannya, terlebih yang menyangkut pejabat.

Baca juga: Pulang ke Rumah, Penghina Risma: Saya Masih Trauma 

"Di satu sisi memang penting informasi, tapi bisa jadi bahaya kalau kita tidak bijak, contohnya saya. Ini pelajaran yang sangat berharga untuk saya. Jangan Zikria Dzatil yang lainnya," kata Zikria saat berbincang dengan Okezone di kediamannya, Perumahan Mutiara Bogor Raya, Kota Bogor, Kamis 27 Februari 2020.

Selain itu, sambung Zikria, juga ada trauma sekaligus membuat dirinya mengkhawatirkan keluarganya. Sebab berbagai cacian hingga nada berbau ancaman kerap diterima keluarganya di media sosial.

"Yang saya takutin waktu itu oknum, saya sudah tahu bully-annya itu. Ada yang bilang mau culik anak saya lah, ada yang mau samperin rumah saya lah, dan sebagainya. Bahkan foto-foto keluarga saya itu terpampang di internet-internet," ungkap Zikria.

Meski demikian, ibu tiga anak ini mengaku tidak ingin memperpanjang masalah tersebut. Baginya yang terpenting sudah pulang ke rumah dan kembali berkumpul dengan keluraga tercinta.

"Tapi saya mau belajar ikhlas, mau legawa. Semua yang berlalu biarlah berlalu. Saya enggak mau lagi berurusan dengan hukum, yang penting saya kondisi sehat, sudah pulang ke rumah," tutur Zikria.

Baca juga: Risma Cabut Laporan ke Penghinanya, Masalah dengan Zikria Dzatil Tuntas 

Seperti diketahui, Zikria Dzatil menjadi tersangka kasus penghinaan terhadap Wali Kota Surabaya Tri Rismaharani melalui media sosial Facebook. Ia ditangkap di rumahnya oleh polisi pada Jumat 31 Januari 2020.

Orang nomor 1 di Kota Surabaya itu akhirnya memaafkan Zikria dan mencabut laporannya. Polisi membebaskan Zikria pada Senin 17 Februari 2020.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini