Pembentukan Pansus Banjir, Fraksi PAN: Bukan untuk Cari-Cari Kesalahan Anies

Fadel Prayoga, Okezone · Jum'at 28 Februari 2020 10:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 28 338 2175415 pembentukan-pansus-banjir-fraksi-pan-bukan-untuk-cari-cari-kesalahan-anies-4cfnuiDDMa.jpg Banjir di Kawasan Benhil, Jakarta (foto: Okezone/Heru Haryono)

JAKARTA - Anggota Fraksi PAN DPRD DKI, Riano P Ahmad mengatakan, tujuan dibentuknya Panitia Khusus (Pansus) banjir adalah untuk membantu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatasi persoalan banjir di Ibu Kota. Ia menyebut, nantinya legislatif bersama eksekutif akan kerja bersama mencari tahu penyebab banjir yang datangnya berulang kali tersebut.

“Pansus akan menelisik masalah-masalah dasar penyebab banjir, serta mencari solusi pencegahan dan penanganan banjir. Bagi kami, ini sangat diperlukan. DPRD ingin mencari tahu penyebab utama banjir yang belakangan sering terjadi,” kata Riano kepada wartawan, Jumat (28/2/2020).

Baca Juga: 119.268 Jiwa Terdampak Banjir di Jakarta dan Sekitarnya 

Infografis Okezone

Menurut dia, semua pihak harus terlibat, mengingat masalah banjir ini memang sudah sering terjadi di Jakarta. Bahkan, sejak bertahun-tahun lalu. Selain itu, Pansus banjir juga akan mengawasi sekaligus mengevaluasi kinerja eksekutif dalam menangani permasalahan tersebut

“Kerja Pansus sesungguhnya untuk membantu Pemprov dalam merumuskan perbaikan-perbaikan yang harus dilakukan ke depan. Jadi, Pansus ini bukan untuk mencari-cari kesalahan Anies, bukan,” ujarnya.

Karena itu, Anggota Komisi D ini menyatakan, tidak perlu ada kekhawatiran Pansus banjir akan berujung pada impeachment atupun politisasi terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Enggak ada yang perlu dikhawatirkan. Tidak ada itu upaya untuk menjatuhkan Pak Anies, saya kira terlalu jauh,” ucap Riano.

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta itu menjelaskan, Pansus merupakan hak legislatif untuk melakukan fungsi kontrol dan pengawasan terhadap kebijakan dan kinerja eksekutif. Khususnya, dalam kebijakan Pemprov yang berkaitan dengan hal penting, strategis, dan berdampak luas bagi kehidupan masyarakat Jakarta.

“Jadi, Pansus itu bukan barang haram. Pansus menjadi haram bila digunakan untuk melengserkan Anies,” katanya.

Sepeda Motor Terobos Banjir di Ciledug Indah 

Sebelumnya, Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi menyetujui pembentukan Panitia Khusus (Pansus) banjir. Hal itu tertuang di dalam rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD DKI Jakarta pada 24 Februari lalu.

Baca Juga: Soal Banjir di Jakarta, Sekda Saefullah: Dinikmati Saja 

"Telah disepakati bahwa DPRD Provinsi DKI Jakarta membentuk Panitia Khusus Banjir," kata Prasetyo di Jakarta, kemarin.

Ia menyebut, pembentukan Pansus ini sesuai dengan ketentuan pasal 65 Peraturan Pemerintah (PP) nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib DPRD Provinsi, Kabupaten/Kota. Dalam pasal 115, disebutkan dalam membentuk Pansus, jumlah anggotanya paling banyak 25 orang anggota dewan.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini