nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Tangkap Penyebar Hoaks Jamaah Umrah Meninggal karena Virus Korona

Isty Maulidya, Jurnalis · Jum'at 28 Februari 2020 15:07 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 28 338 2175597 polisi-tangkap-penyebar-hoaks-jamaah-umrah-meninggal-karena-virus-korona-NhMxULBaqx.jpg Polresta Bandara Soekarno-Hatta menangkap penyebar hoaks jamaah umrah meninggal dunia karena virus korona (Covid-19). (Foto : Okezone.com/Isty Maulidya)

TANGERANG – Polisi menangkap laki-laki berinisial RAF (28) yang menyebarkan berita palsu tentang virus korona (Covid-19). RAF merupakan pelaku yang menyebarkan informasi adanya jamaah umrah yang meninggal karena virus korona (Covid-19) pada Januari lalu.

Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Adi Ferdian Saputra menjelaskan, pelaku menyebarkan hoaks tersebut di media sosial dengan menyertakan sebuah video amatir yang memuat adanya seorang jamaah umrah yang tiba-tiba pingsan di terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

"Pelaku menyebarkan berita hoaks di media sosial dengan mengunggah video korban yang tiba-tiba ambruk beserta foto korban saat ditangani petugas kesehatan bandara," katanya di Terminal 1 B Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat (28/2/2020).

Adi juga menjelaskan, pelaku mendapatkan video tersebut dari percakapan grup Whatsapp. Kemudian tanpa klarifikasi dari pihak berwenang, pelaku menyebarkan berita tersebut dan juga mengutip berita dari salah satu media online.

Polresta Bandara Soekarno-Hatta menangkap pelaku penyebar hoaks jamaah umrah meninggal karena virus korona (covid-19). (Foto : Okezone.com/Isty Maulidya)

"Pelaku mendapat konten tersebut dari grup Whatsapp, lalu disebarkan di akun Facebook pelaku dan disertai kutipan berita yang tidak utuh," ucapnya.

Sementara itu, penumpang yang ada di video tersebut memang benar meninggal saat transit di terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta karena penyakit jantung yang sudah diderita sejak lama. Korban juga sudah mendapat surat kesehatan resmi sebelum berangkat sehingga diizinkan terbang.

"Di video pertama, korban pingsan tiba-tiba karena serangan jantung. Sementara di foto yang tersebar, korban sedang ditangani petugas kesehatan bandara," ujar Adi.

Saat ini polisi sudah mengamankan barang bukti berupa tangkapan layar dari media sosial pelaku, foto dan video yang disebarkan, serta satu handphone milik pelaku. Polisi juga akan menjerat pelaku dengan Pasal 14 dan 15 Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang penyebaran berita bohong.


Baca Juga : Sebar Hoaks soal Penjualan Organ Tubuh, Ketua RT di Palangkaraya Ditangkap

Sebelumnya, pihak Angkasa Pura II telah memberikan klarifikasi terkait adanya penyebaran berita tersebut. Korban merupakan jamaah umrah yang akan berangkat menuju Jeddah dengan menggunakan maskapai Emirates.


Baca Juga : Sebarkan Hoaks Harimau di Medsos, Warga Riau Ditangkap

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini