nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Permukiman Warga di Periuk Tangerang Banjir, Pengungsi Butuh Makanan

iNews TV, Jurnalis · Jum'at 28 Februari 2020 15:54 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 28 338 2175643 permukiman-warga-di-periuk-tangerang-banjir-pengungsi-butuh-makanan-WMMVdNMsRq.jpg Banjir di Periuk, Tangerang (Foto: iNews TV)

TANGERANG - Pasca-tanggul darurat jebol, permukiman warga Perumahan Periuk Damai, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Banten masih terendam banjir setinggi 50 sampai 1 meter, pada Kamis 27 Februari 2020 malam.

Lebih dari 1.000 jiwa terdampak banjir, dan tinggal di beberapa lokasi tempat posko pengungsian. Salah satunya di Masjid Al-Jihad Periuk Damai.

Warga di pengungsian mulai dari orang dewasa, lansia hingga anak-anak. Mereka membutuhkan bantuan logistik makanan, air mineral, selimut dan obat-obatan dari pemerintah setempat.

Baca Juga: BNPB: Ada 88 Titik Pengungsian Banjir di Jabodetabek dan Karawang

Bahkan, ada beberapa warga di pengungsian sudah mengalami sakit saat sebelum banjir itu melanda permukiman mereka.

"Kalau sekarang semeter lebih lah sekitar 1,5 meter (banjirnya). Yang dibutuhkan banyak, makanan, minuman, selimut, obat-obatan," ujar Susi, pengungsi warga Periuk Damai.

Banjir di wilayah Kecamatan Periuk ini telah melanda permukiman warga di dua Kelurahan Periuk Damai dan Kelurahan Gebang Raya. Di mana, warga yang terdampak di antaranya Perumahan Periuk Damai, Perumahan Garden City, Mutiara Pluit dan Alamanda.

Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Periuk selain akibat curan hujan intensitas tinggi pada minggu pagi lalu dan Kamis pagi, juga akibat Kali Ledug serta Situ Bulakan sudah tidak mampu debit air, sehingga air yang menggenangi rumah warga tidak kunjung surut.

Terlebih lagi, hingga saat ini Pemerintah Provinsi Banten belum terlihat turun tangan membantu Pemerintah Kota Tangerang untuk mengatasi banjir di permukiman warga tersebut.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini