Buat Laporan Palsu Penculikan Bayi di Tangsel, Pelaku Bakal Jadi Tersangka

Hambali, Okezone · Minggu 01 Maret 2020 15:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 01 338 2176436 buat-laporan-palsu-penculikan-bayi-di-tangsel-pelaku-bakal-jadi-tersangka-W7KnpjgMRO.jpg Foto Istimewa

TANGSEL - Kasus viral yang menyebutkan adanya penculikan bayi di dalam Angkutan kota (Angkot) di daerah Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), terkuak sudah. Ternyata korban bernama Aura Indah Permata, mengakui membuat laporan palsu soal kejadian itu.

Kini, pelaporan palsu yang sebelumnya diviralkan di berbagai media sosial itu berimplikasi hukum. Polisi memeriksa Aura dan sang suami hingga semalaman suntuk. Upaya tersebut dilakukan guna memperoleh keterangan utuh apa motif yang melatarbelakanginya.

"Sementara mengarah ke tersangka, karena BAP-nya (Berita Acara Pemeriksaan) belum selesai," terang Kapolsek Pamulang, Kompol Hadi Supriatna kepada Okezone, Minggu (1/3/2020).

 Baca juga: Kebohongan Viral Penculikan Bayi Dalam Angkot Dipicu Masalah Keluarga

Pasangan suami-istri itu terus menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Pamulang. Petugas memberikan waktu bagi keduanya beristirahat terlebih dahulu sebelum BAP dilanjutkan kembali.

"Tersangka sedang istrahat karena sampai pagi diinterogasi," ucap Hadi.

 Baca juga: Viral Bayi Diculik Penumpang Angkot di Tangsel Ternyata Laporan Palsu

Isu penculikan bayi itu tersebar luas di berbagai media sosial, Sabtu 29 Februari 2020 malam. Dalam narasi yang disebar dijelaskan, jika baru saja terjadi penculikan dengan cara menghipnotis korban di dalam Angkot. Lalu dilampirkan pula foto bayi kecil pada isi broadcast itu.

Polisi bergerak cepat dengan menerjunkan tim menyisir ke lokasi di sekitaran lapangan terbang Pondok Cabe, Pamulang. Pengakuan korban, dia tak sadar karena dihipnotis seseorang di dalam Angkot hingga diturunkan di Pondok Cabe.

Awalnya petugas kesulitan melakukan penyelidikan, lantaran Aura yang didampingi sang suami masih terlihat begitu shok saat melapor di Polsek Pamulang. Namun setelah ditelusuri, rupanya pengakuan dan laporan Aura bertolak belakang dengan fakta yang dihimpun polisi.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini