Antisipasi Banjir Susulan, Ini Langkah Pemkot Bekasi

Wisnu Yusep, Okezone · Senin 02 Maret 2020 22:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 02 338 2177120 antisipasi-banjir-susulan-ini-langkah-pemkot-bekasi-pBW6Sl1T7m.jpg Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Saat Tinjau Titik Banjir (foto: Okezone/Wisnu Y)

BEKASI - Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto melakukan peninjauan pasca banjir di sejumlah titik pada Senin (2/3/2020). Berdasarkan hasil peninjauan langsung itu, terdapat sejumlah titik yang menjadi fokus penanggulangan diantaranya RW 20 dan RW 22.

Di Jalan Alpukat wilayah RW 20 misalnya, terlihat aliran kali irigasi dipenuhi sampah dan tumbuhan yang menyebabkan aliran tersendat.

Baca Juga: Khawatir Banjir Susulan, Warga Cipinang Melayu Masih Ungsikan Kendaraannya 

Dari masalah tersebut, Tri melalui BBWSCC dan dinas terkait dijadwalkan segera melakukan pengerukan dan normalisasi sungai. Kemudian di RT 9, dimana ada lahan fasum seluas 2400 m2 yang bisa dimanfaatkan untuk pembuatan folder dengan kedalaman 8 meter.

Menurut Tri, lahan tersebut sangat dimungkinkan sebagai pengendali muka air dan penampung air banjir. "Disini bisa kita buatkan polder untuk mengendalikan air limpasan, minimal bisa mengurangi banjir dengan pompa-pompa yang kita sediakan," kata Tri kepada wartawan, Senin (2/3/2020).

Sementara di RW 22, terdapat sepanjang aliran kali Bancong berdiri bangunan liar yang menjadi salah satu penyebab banjir. Atas hal itu, Tri berpendapat bahwa salah satu jalan keluar dari persoalan tersebut dengan melakukan penataan sungai kembali. Untuk itu, dirinya memerintahkan dinas terkait untuk dilakukan penertiban.

Baca Juga: Warga Cipinang Melayu Tinggalkan Lokasi Pengungsian Banjir 

"Daerah aliran sungai tidak boleh didirikan bangunan, ini harus segera ditertibkan, karna aliran air jadi makin menyempit dan kita kesulitan melakukan normalisasi," kata Politikus PDIP itu.

Lebih lanjut, Tri mengatakan bahwa akan melakukan sosiaslisasi sebelum nantinya ditertibkan dan dilakukan normalisasi. Dalam kesempatan tersebut, Tri juga mengajak Dinas SDA dari Kabupaten Bekasi untuk dapat saling mendukung program tersebut, dikarenakan aliran kali melintasi wilayah Kabupaten Bekasi sebelum menuju ke laut.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini