Sidak ke Pasar Pramuka, Polisi Kaget Masker Dijual Rp300 Ribu

Puteranegara Batubara, Okezone · Rabu 04 Maret 2020 14:43 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 04 338 2178039 sidak-ke-pasar-pramuka-polisi-kaget-masker-dijual-rp300-ribu-FYGoJfhtwD.jpg Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus. (Foto: Okezone.com/Harits Tryan)

JAKARTA - Polda Metro Jaya dan pihak terkait melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Pramuka, Jakarta Timur. Tujuannya untuk mengecek harga masker yang melambung tinggi, di tengah merebaknya virus korona atau Covid-19.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan, sidak ini merupakan lanjutan dari keluhan masyarakat soal tingginya harga masker yang naik berkali-kali lipat dari biasanya.

"Hari ini dari jajaran Krimsus Polda Metro Jaya melaksanakan sidak di Pasar Pramuka. Kamu ketahui bersama memang sejak dari kemarin, ada kepanikan masyarakat dan informasi di medsos adanya kelangkaan masker yang beredar di masyarakat. Juga ada temuan harga yang melambung tinggi," kata Yusri di Pasar Pramuka, Jakarta Timur, Rabu (4/3/2020).

Infografis Okezone.

Dalam sidak itu, polisi pun kaget mendengar harga yang dijual dari para pedagang. Satu boks masker isi 50 yang tadinya seharga Rp29 ribu, kini dibanderol Rp300-350 ribu.

"Kamu ambil contoh saja seperti ini, ini salah satu merek kamu sidak. ini harganya Rp300 ribu dijual ke masyarakat, padahal ini sebenarnya beredar cuma sekitar R29 ribu kalau hari-hari biasa," ujar Yusri.

Baca juga: Kemenkes: Tidak Semua Orang dalam Pemantauan Virus Korona Itu Sakit

Selain sidak harga, Yusri menyebut pihaknya juga mendalami peredaran masker yang tidak sesuai dengan standar kesehatan di Indonesia.

"Ini contoh satu merek, tapi ada berbagai merek memang, dan juga ada indikasi (tak sesuai standar). Akan kita coba selidiki lagi apakah memang ada izin standar di sini (atau tidak)," ucapnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini