Mencurigakan, Polisi Sempat Periksa 7 Demonstran di Depan Gedung DPR

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Rabu 04 Maret 2020 18:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 04 338 2178200 mencurigakan-polisi-sempat-periksa-7-demonstran-tolak-omnibus-law-cipta-kerja-aoyeIcpQmn.jpg Polisi periksa 7 demonstran tolak Omnibus Law Cipta Kerja (Foto : Okezone.com/Harits)

JAKARTA - Polisi sempat melakukan pemeriksaan kepada tujuh orang demonstran tolak Omnibus Law Cipta Kerja di depan Gedung DPR, Senayan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto mengatakan, ketujuh orang yang diperiksa lantaran pihaknya melihat gelagat yang mencurigakan.

"Karena yang lain menggunakan jaket, dia (tujuh orang) tidak. Nah kita melihat gelagat, kok tidak mau bergabung dengan yang lainnya. Akhirnya kita panggil mereka," ujar Heru saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Rabu (4/3/2020).

Menurut Heru, saat diperiksa ketujuh orang itu mengaku tak saling kenal. Mereka merupakan mahasiswa yang ingin berpartisipasi untuk menyampaikan aspirasi terkait Omnibus Law Cipta Kerja namun tidak mengenal dengan korlap aksi tersebut.

"Mereka mau ikut berpartisipasi tapi mereka tidak tahu dengan korlap ini, mereka tidak kenal dan juga tidak pakai jaket. Akhirnya mereka menunggu dipinggiran," kata Heru.

Heru menuturkan, ketujuh orang tersebut diamankan sekira pukul 15.00 WIB dan baru dibebaskan saat aksi akan bubar sekira pukul 17.45 WIB.

"Kita cek barang-barang yang dia punya tidak ada yang membahayakan. Kemudian kita kembalikan," ucapnya.

Baca Juga : Polisi Tembak Perampok Toko Emas di Jakbar, 4 Senjata Api Disita

Diketahui sebelumnya, sejumlah mahasiswa dari beberapa aliansi menggelar aksi di depan gedung DPR, Senayan, Jakarta. Mereka akan menyampaikan aspirasinya agar DPR menolak Rancang Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja.

Mahasiswa yang menggelar aksi kali ini terdiri dari BEM-SI se-Jabodetabek. Mereka terdiri dari beberapa kampus antara lain; UNJ, Universitas Djuanda Bogor, Universitas Trilogi, Politeknik Negeri Jakarta, UPN Veteran, STIE Tazkia, Universitas Suryadharma, STIE SEBI, BSI Jagakarsa, Politeknik AKA Bogor dab YARSI.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini