PD Pasar Jaya Akui Sempat Jual Satu Boks Masker Rp300 Ribu

Fadel Prayoga, Okezone · Kamis 05 Maret 2020 19:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 05 338 2178764 pd-pasar-jaya-akui-sempat-jual-satu-boks-masker-rp300-ribu-yiXGFAXwHP.jpg Dirut PD Pasar Jaya Arief Nasrudin (Foto : Okezone.com/Fadel)

JAKARTA - PD Pasar Jaya sempat menjual masker di Pasar Pramuka, Jakarta Timur seharga Rp300 ribu per boks isi 50 lembar. Mendapat banyak kritikan dari lapisan masyarakat, kini harga masker diturunkan jadi Rp125 ribu.

Dirut PD Pasar Jaya, Arief Nasrudin mengakui hal itu merupakan kesalahannya lantaran tak menjelaskan secara detil kepada awak media ihwal kondisi pasar penjualan masker pada saat itu.

"Itu memang salah saya. Kita beli itu beli harganya sudah segitu, bukan artinya kita jual (menaikkan harga -red) jadi segitu. Ini kenapa akhirnya kita konpers untuk meluruskan itu," kata Arief di Pasar Pramuka, Jakarta Timur, Kamis (5/3/2020).

Ia menjelaskan, kini pihaknya bisa menjajakan masker kepada konsumen dengan harga cukup rendah lantaran sudah memiliki stok sebanyak 1 juta masker atau 20 ribu boks. Sementara sebelumnya Pasar Jaya hanya punya stok 1.400 boks masker.

"Karena memang kita nyari dulu, karena kemarin baru 1.400 (boks) stok maskernya, enggak banyak, tapi sekarang kita punya lebih banyak dari itu," ujarnya.

Ia menyebut, setiap pembeli masker harus membawa identitas seperti KTP. Sehingga, akan terdata warga yang melakukan pembelian. Sebab PD Pasar Jaya hanya mengizinkan setiap orang membeli satu boks masker.

"Jadi akan dibatasi karena Pasar Pramuka jenisnya grosir, jadi 1 orang akan kemudian beli 1 boks, dan ber-KTP, jadi itu akan tercatat," ujarnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya dan pihak terkait melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Pramuka, Jakarta Timur, Rabu 4 Maret 2020. Tujuannya untuk mengecek harga masker yang melambung tinggi, di tengah merebaknya virus korona atau Covid-19.

Baca Juga : Demam Sepulang dari Korsel, Satu Keluarga Asal Bengkayang Diisolasi

Dalam sidak itu, polisi pun kaget mendengar harga yang dijual dari para pedagang. Satu boks masker isi 50 yang tadinya seharga Rp29 ribu, kini dibanderol Rp300-350 ribu.

"Kamu ambil contoh saja seperti ini, ini salah satu merek kamu sidak. ini harganya Rp300 ribu dijual ke masyarakat, padahal ini sebenarnya beredar cuma sekitar R29 ribu kalau hari-hari biasa," Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus di lokasi.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini